NGANJUK – Pengabdian TNI kepada masyarakat kembali diwujudkan melalui langkah nyata. Bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, prajurit TNI juga hadir untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, salah satunya melalui pembangunan sarana ibadah.
Bertempat di lokasi rencana pembangunan Masjid Al-Husayn, Dukuh Bogorjo, Dusun Cabean, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, jajaran Kodim 0810/Nganjuk mulai melaksanakan penyiapan material dan berbagai kebutuhan awal pembangunan masjid.
Sejumlah material berupa kayu jati telah disiapkan di lokasi. Selain itu, tenaga tukang bangunan mulai dikerahkan untuk mendukung pekerjaan pembangunan, sementara excavator disiapkan untuk membantu proses penataan dan persiapan lahan.
Langkah tersebut menjadi awal dari sebuah ikhtiar besar untuk menghadirkan rumah ibadah yang dapat digunakan dan dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat.
Masjid Al-Husayn nantinya diharapkan tidak hanya menjadi tempat masyarakat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi pusat kegiatan keagamaan, tempat berkumpul warga, sarana pembinaan generasi muda serta ruang untuk mempererat tali silaturahmi dan persaudaraan masyarakat.
Pembangunan masjid ini sekaligus menjadi wujud nyata kedekatan TNI dengan rakyat. Melalui semangat “TNI untuk Rakyat”, setiap kegiatan yang dilakukan diarahkan agar dapat memberikan manfaat dan membantu menjawab kebutuhan masyarakat di wilayah binaan.
Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa keberadaan sarana ibadah sangat penting bagi masyarakat. Karena itu, TNI akan terus mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong dalam proses pembangunan Masjid Al-Husayn.
“Masjid ini nantinya adalah milik dan untuk masyarakat. Kami ingin keberadaannya dapat memberikan manfaat yang besar bagi warga, baik sebagai tempat ibadah maupun sebagai tempat membangun kebersamaan dan pembinaan kehidupan sosial keagamaan,” ujar Dandim.
Menurutnya, pembangunan tersebut bukan hanya tentang mendirikan sebuah bangunan, tetapi juga membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat.
“Yang kita bangun bukan hanya masjidnya, tetapi juga semangat gotong royong, kepedulian dan kebersamaan. TNI akan selalu berusaha hadir di tengah masyarakat dan membantu selama hal tersebut dapat memberikan manfaat bagi warga,” tegasnya.
Proses pembangunan Masjid Al-Husayn akan dilaksanakan secara bertahap. Penyiapan material, tenaga tukang dan alat berat menjadi bagian awal untuk mempersiapkan lokasi sebelum memasuki tahapan pekerjaan berikutnya.
Antusiasme masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam proses tersebut. Dengan adanya dukungan berbagai pihak, pembangunan diharapkan dapat berjalan lancar hingga masjid selesai dan nantinya dapat digunakan oleh warga untuk melaksanakan berbagai kegiatan keagamaan.
Kehadiran TNI dalam pembangunan masjid juga menjadi gambaran bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui kerja nyata yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.
Dari lokasi yang sebelumnya masih berupa lahan, perlahan akan berdiri sebuah rumah ibadah. Kayu jati yang telah disiapkan, tenaga para tukang yang mulai bekerja, serta deru excavator yang menata lahan menjadi bagian dari langkah awal menuju berdirinya Masjid Al-Husayn.
Masjid untuk warga, dibangun dengan semangat gotong royong. TNI hadir membantu, masyarakat ikut bergerak, dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk mewujudkan rumah ibadah yang diharapkan menjadi sumber kebaikan dan keberkahan bagi masyarakat Desa Sugihwaras dan sekitarnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0810/Nganjuk terus menunjukkan komitmennya untuk hadir bersama masyarakat, membantu kesulitan rakyat dan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan yang memiliki nilai manfaat dan kepedulian sosial.














