NGANJUK – Setetes darah yang diberikan dengan penuh keikhlasan dapat menjadi sangat berarti bagi kehidupan orang lain. Semangat kemanusiaan itulah yang diwujudkan Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso, Serka Suparno, melalui kegiatan donor darah yang dilaksanakan di Balai Desa Ngangkatan, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jumat (04/09/2026).
Kegiatan donor darah tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian prajurit TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat. Di tengah tugas dan tanggung jawabnya sebagai aparat teritorial, Babinsa tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan dan membantu berbagai kegiatan kewilayahan, tetapi juga turut mengambil bagian dalam aksi kemanusiaan yang dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Dengan membawa semangat “Setetes Darah Babinsa, Sejuta Harapan untuk Sesama”, Serka Suparno secara sukarela mengikuti rangkaian kegiatan donor darah bersama peserta lainnya.
Sebelum proses donor dilakukan, para peserta terlebih dahulu menjalani sejumlah pemeriksaan kesehatan. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tekanan darah dan kondisi kesehatan guna memastikan pendonor berada dalam kondisi yang memenuhi persyaratan untuk mendonorkan darah.
Setelah dinyatakan memenuhi syarat, proses donor darah pun dilaksanakan. Dengan penuh ketenangan dan keikhlasan, Serka Suparno mengikuti proses pengambilan darah hingga selesai.
Bagi seorang prajurit, kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas sosial. Donor darah merupakan bentuk pengabdian yang sederhana, namun memiliki nilai kemanusiaan yang sangat besar.
Satu kantong darah yang berhasil dikumpulkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat. Darah tersebut dapat dibutuhkan oleh pasien yang menjalani perawatan, korban kecelakaan, pasien yang membutuhkan tindakan medis tertentu maupun masyarakat lain yang membutuhkan transfusi.
Babinsa Serka Suparno mengatakan bahwa donor darah merupakan salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu sesama.
“Donor darah ini merupakan bentuk kepedulian dan kemanusiaan. Kami berharap darah yang disumbangkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. Setetes darah yang kita berikan mungkin terlihat sederhana, tetapi bagi orang lain bisa menjadi sejuta harapan,” ujarnya.
Menurutnya, kepedulian terhadap sesama tidak harus selalu diwujudkan melalui hal-hal besar. Dengan memberikan apa yang kita miliki dan mampu diberikan, termasuk darah, seseorang sudah dapat mengambil bagian dalam menyelamatkan kehidupan orang lain.
“Semoga darah yang kami berikan dapat bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk ikut donor darah,” tambahnya.
Kegiatan tersebut juga menjadi gambaran nyata kedekatan Babinsa dengan masyarakat. Sebagai ujung tombak satuan kewilayahan, Babinsa dituntut untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat dan mampu memberikan kontribusi positif dalam berbagai bidang kehidupan.
Pengabdian seorang Babinsa bukan hanya ketika berada di lapangan dalam menjalankan tugas kewilayahan. Kepedulian juga diwujudkan melalui kegiatan sosial, membantu masyarakat yang mengalami kesulitan, serta mengambil bagian dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.
Melalui donor darah, nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali diperkuat. Kehadiran prajurit bersama masyarakat dalam kegiatan kemanusiaan menunjukkan bahwa TNI senantiasa berusaha menjadi bagian dari solusi atas berbagai kebutuhan masyarakat.
Kegiatan donor darah di Balai Desa Ngangkatan tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh semangat. Para peserta mengikuti seluruh tahapan dengan kesadaran bahwa darah yang mereka sumbangkan hari ini dapat memberikan manfaat bagi orang lain di kemudian hari.
Darah tidak dapat diproduksi oleh mesin. Darah hanya dapat diperoleh dari manusia yang bersedia berbagi dengan sesamanya. Karena itu, setiap pendonor memiliki peran penting dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Bagi Serka Suparno, satu tindakan sederhana hari ini dapat membawa arti yang sangat besar bagi seseorang yang sedang berjuang mempertahankan kehidupannya.
Setetes darah mungkin hanya membutuhkan beberapa menit untuk diberikan, tetapi manfaatnya dapat menjadi harapan panjang bagi kehidupan seseorang.
Melalui kegiatan ini, Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso kembali menunjukkan bahwa semangat pengabdian TNI kepada rakyat dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk. Tidak hanya menjaga wilayah dan membantu masyarakat dalam kegiatan kewilayahan, tetapi juga hadir dalam aksi kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
Diharapkan kegiatan donor darah dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu menginspirasi semakin banyak masyarakat untuk ikut menjadi pendonor. Semakin banyak masyarakat yang peduli dan bersedia mendonorkan darahnya, semakin besar pula peluang untuk membantu mereka yang membutuhkan.
Karena pada akhirnya, darah yang kita berikan bukan sekadar cairan yang mengalir dari tubuh kita. Di dalamnya ada kepedulian, ada keikhlasan, dan ada harapan untuk kehidupan sesama.
“Setetes darah yang kita berikan hari ini, bisa menjadi harapan dan menyelamatkan kehidupan sesama.”
Inilah wujud sederhana pengabdian Babinsa untuk rakyat—berbagi tanpa pamrih, peduli tanpa batas, dan hadir ketika sesama membutuhkan.

















