NGANJUK – Musim kemarau yang berkepanjangan mulai memberikan dampak nyata bagi kehidupan masyarakat di sejumlah wilayah Kabupaten Nganjuk. Ketika sumber-sumber air mulai menyusut dan kebutuhan air bersih semakin sulit dipenuhi, kepedulian dan gotong royong menjadi kekuatan penting bagi masyarakat untuk menghadapi kondisi tersebut.
Melihat kondisi itu, Kodim 0810/Nganjuk bersama Yonif TP 933/Macan Wilis turun langsung ke tengah masyarakat dengan melaksanakan bakti sosial penyaluran air bersih bagi warga terdampak kekeringan di wilayah Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Kamis (3/9/2026).
Bukan sekadar membawa air, kedatangan personel TNI menjadi pesan bahwa masyarakat tidak menghadapi musim kemarau seorang diri. Armada tangki air bersih dikerahkan untuk mendistribusikan air kepada warga yang membutuhkan.
Sejak proses pendistribusian dimulai, warga berdatangan dengan membawa berbagai wadah yang mereka miliki. Jeriken, galon, hingga ember digunakan untuk menampung air bersih yang akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Suasana tersebut menggambarkan betapa berharganya setiap tetes air bagi masyarakat ketika kemarau mulai mengurangi ketersediaan sumber air. Bagi sebagian warga, bantuan tersebut bukan hanya sekadar pasokan air, tetapi menjadi penopang kebutuhan keluarga di tengah kondisi yang serba terbatas.
Personel Yonif TP 933/Macan Wilis bersama Kodim 0810/Nganjuk turut terjun langsung membantu proses distribusi. Dengan penuh kepedulian, prajurit membantu mengatur antrean dan memastikan penyaluran berjalan tertib serta tepat sasaran.
Kehadiran prajurit TNI di tengah masyarakat pun mendapat sambutan positif. Interaksi langsung antara prajurit dan warga mencerminkan kuatnya hubungan kebersamaan sekaligus menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Komandan Yonif TP 933/Macan Wilis Letnan Kolonel Inf Rum Patria Misa, S.S.T.Han., S.I.P., bersama Dandim 0810/Nganjuk Letnan Kolonel Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menegaskan bahwa TNI akan terus berupaya hadir dan membantu masyarakat, terutama ketika menghadapi situasi yang membutuhkan kepedulian dan penanganan bersama.
“Penyaluran air bersih ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat yang terdampak musim kemarau. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan warga dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegasnya.
Menurutnya, persoalan kekeringan tidak hanya menjadi tanggung jawab satu pihak. Dibutuhkan sinergi antara TNI, pemerintah daerah, pemerintah desa, serta seluruh elemen masyarakat agar dampak musim kemarau dapat ditangani secara bersama-sama.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Semangat gotong royong dan kepedulian harus terus kita jaga,” tambahnya.
Sementara itu, Danramil Ngluyu Kapten Inf Suwardi turut hadir dan mendampingi proses penyaluran bantuan bersama masyarakat penerima air bersih.
Ia menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan perhatian yang diberikan kepada warga Ngluyu. Menurutnya, bantuan air bersih tersebut sangat berarti, khususnya bagi masyarakat yang mulai mengalami kesulitan mendapatkan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Bagi masyarakat, kedatangan tangki air bersih di tengah musim kemarau menjadi pemandangan yang membawa harapan. Air yang didistribusikan secara langsung tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan keluarga sekaligus mengurangi beban warga selama menghadapi keterbatasan sumber air.
Kegiatan tersebut juga menunjukkan bahwa kehadiran TNI tidak hanya terlihat dalam pelaksanaan tugas pertahanan, tetapi juga hadir dalam berbagai persoalan sosial yang dihadapi masyarakat.
Melalui aksi nyata di lapangan, Kodim 0810/Nganjuk dan Yonif TP 933/Macan Wilis terus membangun kepedulian serta memperkuat sinergi dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Musim kemarau mungkin membuat sejumlah sumber air mengering, namun semangat kepedulian dan gotong royong tidak boleh ikut surut. Di tengah keterbatasan itulah, kehadiran dan kebersamaan menjadi kekuatan untuk saling membantu.
Penyaluran air bersih di Kecamatan Ngluyu akhirnya bukan hanya tentang mengalirkan air dari sebuah tangki menuju ember dan jeriken warga. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi simbol kepedulian, kebersamaan, dan hadirnya TNI bersama rakyat ketika masyarakat membutuhkan.



















