TNI Hadir di Tengah Kesulitan Rakyat, Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Dampingi Pembangunan Jembatan Perintis Garuda

banner 468x60

NGANJUK – Kehadiran TNI Angkatan Darat di tengah masyarakat kembali diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa. Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan terus melaksanakan pendampingan pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Dusun Mekuto dengan Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Rabu (29/07/2026).

Pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu upaya untuk membuka akses transportasi masyarakat yang selama ini mengalami berbagai keterbatasan. Kehadiran Babinsa dalam setiap tahapan pembangunan menjadi bukti nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaannya.

banner 336x280

Sejak dimulainya pembangunan, Babinsa Desa Bareng Koramil 0810/05 Sawahan, Sertu Sudaryono, secara aktif mendampingi masyarakat dalam setiap proses pekerjaan. Bersama warga, Babinsa terlibat langsung dalam kegiatan gotong royong mulai dari pembersihan lokasi, penggalian pondasi, pengangkutan material, hingga membantu berbagai pekerjaan konstruksi sesuai kebutuhan di lapangan.

Semangat kebersamaan tampak begitu kuat selama pelaksanaan pembangunan. Tanpa mengenal lelah, Babinsa dan masyarakat bekerja bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian jembatan yang selama ini menjadi harapan besar warga. Kehadiran aparat kewilayahan tidak hanya memberikan bantuan tenaga, tetapi juga menjadi motivator yang mampu membangkitkan semangat gotong royong masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Sertu Sudaryono mengatakan bahwa pendampingan pembangunan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang melekat pada seorang Babinsa.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat. Ketika masyarakat membutuhkan bantuan, TNI harus berada di barisan terdepan. Pendampingan pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini merupakan bentuk kepedulian kami dalam membantu mempercepat pembangunan serta memastikan seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan jembatan nantinya akan memberikan manfaat yang sangat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan akses transportasi, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mempermudah mobilitas warga menuju sekolah, fasilitas kesehatan, pasar, dan pusat kegiatan ekonomi lainnya.

Selama ini, masyarakat Dusun Mekuto dan Desa Bareng harus menghadapi berbagai kendala akibat terbatasnya akses penghubung antardusun. Kondisi tersebut berdampak pada aktivitas ekonomi, pendidikan, maupun pelayanan masyarakat. Oleh karena itu, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi salah satu solusi strategis untuk meningkatkan konektivitas wilayah sekaligus mendorong percepatan pembangunan desa.

Partisipasi masyarakat dalam pembangunan juga menunjukkan tingginya semangat gotong royong yang masih terpelihara dengan baik. Warga dari berbagai kalangan secara bergantian hadir di lokasi pekerjaan untuk memberikan tenaga sesuai kemampuan masing-masing. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi pemandangan yang mencerminkan kuatnya nilai kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Tidak hanya membantu pekerjaan fisik, Babinsa juga terus menjalin komunikasi sosial dengan warga dan perangkat desa guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana. Pendekatan humanis tersebut semakin mempererat hubungan emosional antara TNI dan masyarakat sehingga tercipta suasana kerja yang harmonis, aman, dan kondusif.

Masyarakat Desa Bareng memberikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran Babinsa yang selalu berada di tengah-tengah mereka. Menurut warga, kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan rasa aman, tetapi juga menjadi penyemangat dalam menyelesaikan pembangunan yang telah lama dinantikan.

Pembangunan Jembatan Perintis Garuda bukan sekadar membangun sarana fisik, melainkan juga membangun semangat persatuan, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan budaya gotong royong sebagai warisan luhur bangsa Indonesia. Sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan pembangunan merupakan implementasi nyata tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud pengabdian TNI AD kepada rakyat.

“TNI lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan akan selalu hadir untuk rakyat. Pendampingan pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk nyata kepedulian TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat segera selesai sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam meningkatkan akses transportasi, memperlancar aktivitas ekonomi, dan mendorong pemerataan pembangunan di wilayah,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menambahkan bahwa seluruh jajaran Babinsa Kodim 0810/Nganjuk akan terus hadir mendukung berbagai program pembangunan di wilayah binaan, baik melalui karya bakti, pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, maupun kegiatan sosial lainnya yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan semangat gotong royong yang terus terpelihara, pembangunan Jembatan Perintis Garuda diharapkan dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut akan menjadi sarana vital yang mampu memperlancar mobilitas warga, meningkatkan pertumbuhan ekonomi desa, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Melalui kegiatan ini, TNI AD kembali membuktikan komitmennya untuk selalu hadir di tengah kesulitan rakyat. Bersama masyarakat, TNI terus membangun, mengabdi, dan berkarya demi terwujudnya kemanunggalan TNI dengan rakyat serta terciptanya kehidupan masyarakat yang lebih maju, aman, mandiri, dan sejahtera.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed