Nganjuk – Kodim 0810/Nganjuk menerima kunjungan Tim Pengawasan dan Pengendalian Kegiatan (Waslakgiat) Kodam V/Brawijaya dalam rangka monitoring dan evaluasi pelaksanaan Program Bakti TNI Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RUTILAHU) Tahun Anggaran 2026, Kamis (23/7/2026).
Kegiatan pengawasan tersebut dipimpin oleh Kolonel Inf Arry Sundono, S.Sos., didampingi Kolonel Inf Agus Suprianto, Mayor Inf Ibnu Soewardho, dan Kopda Sandy Fajar Apriyanto. Kedatangan Tim Waslakgiat disambut langsung oleh Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., bersama jajaran Staf Kodim.
Sebelum melaksanakan peninjauan lapangan, Tim Waslakgiat terlebih dahulu menerima paparan dan melakukan pemeriksaan administrasi pelaksanaan Program RUTILAHU di Makodim 0810/Nganjuk.
Selanjutnya, rombongan meninjau lima sasaran renovasi rumah yang tersebar di wilayah Koramil 0810/16 Sukomoro, Koramil 0810/10 Tanjunganom, Koramil 0810/06 Kertosono, dan Koramil 0810/08 Baron.
Dalam peninjauan tersebut, Tim Waslakgiat mengecek secara langsung progres pembangunan, kualitas hasil pekerjaan, kelengkapan administrasi, serta berdialog dengan para penerima bantuan, aparat desa, Danramil, Babinsa, dan masyarakat setempat.
Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., mengatakan bahwa Program Bakti TNI Renovasi Rumah Tidak Layak Huni merupakan wujud nyata kepedulian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
“Program RUTILAHU tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah, tetapi juga memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat. Kami berkomitmen agar seluruh sasaran dapat diselesaikan dengan kualitas yang baik, tepat waktu, dan benar-benar memberikan manfaat bagi warga penerima,” ujar Dandim.
Dari hasil pengawasan, Tim Waslakgiat menilai pelaksanaan Program RUTILAHU di wilayah Kodim 0810/Nganjuk berjalan dengan baik. Administrasi kegiatan tertata, progres pekerjaan sesuai tahapan, serta sinergi antara Koramil, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendukung program Bakti TNI terlihat sangat baik.
Melalui kegiatan pengawasan ini diharapkan pelaksanaan Program Bakti TNI Renovasi Rumah Tidak Layak Huni Tahun Anggaran 2026 dapat terus berjalan optimal, akuntabel, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.




















