Sukomoro, Nganjuk – Pelaksanaan program Renovasi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) Tahun Anggaran 2026 yang dikerjakan jajaran Koramil 0810/16 Sukomoro Kodim 0810/Nganjuk terus mengalami perkembangan. Hingga Rabu (5/8/2026), progres pengerjaan secara keseluruhan telah mencapai 88 persen.
Sebanyak 10 unit rumah menjadi sasaran dalam program tersebut. Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, seluruh sasaran renovasi saat ini telah memasuki tahapan pengerjaan lanjutan hingga penyelesaian, dengan capaian masing-masing rumah berada pada kisaran 50 sampai 90 persen.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa proses renovasi terus bergerak sesuai tahapan pekerjaan yang telah direncanakan. Personel Koramil bersama masyarakat juga terus berupaya menyelesaikan setiap bagian pekerjaan secara bertahap agar seluruh rumah sasaran dapat segera ditempati dalam kondisi yang lebih layak.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan renovasi melibatkan 8 orang, yang terdiri dari 3 personel TNI AD dan 5 warga masyarakat. Keterlibatan masyarakat secara langsung menjadi salah satu kekuatan dalam percepatan pekerjaan sekaligus mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut.
Kebersamaan antara prajurit TNI dan masyarakat terlihat dalam berbagai tahapan pengerjaan. Setiap personel saling membantu sesuai tugas masing-masing sehingga pekerjaan dapat dilakukan secara efektif dan tetap memperhatikan kondisi di lapangan.
Program Rutilahu tidak hanya berorientasi pada perbaikan fisik bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membantu masyarakat memperoleh tempat tinggal yang lebih sehat, aman, dan nyaman. Rumah yang sebelumnya memiliki berbagai keterbatasan secara bertahap diperbaiki sehingga dapat memberikan lingkungan hunian yang lebih baik bagi keluarga penerima manfaat.
Selama pelaksanaan renovasi hingga laporan perkembangan per 5 Agustus 2026, seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar. Tidak ditemukan hambatan maupun kendala berarti yang dapat mengganggu jalannya pekerjaan.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa program Rutilahu merupakan salah satu bentuk kepedulian TNI AD terhadap kondisi sosial masyarakat sekaligus bagian dari pelaksanaan pembinaan teritorial.
“Program Rutilahu merupakan bentuk nyata kepedulian TNI kepada masyarakat. Kita berharap melalui renovasi ini, warga penerima manfaat dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, sehat, aman, dan nyaman. Semangat gotong royong antara personel TNI dan masyarakat juga harus terus dipelihara dalam setiap pelaksanaan kegiatan,” ujar Dandim.
Dandim menambahkan, seluruh personel yang terlibat diharapkan tetap menjaga kualitas pekerjaan serta memperhatikan tahapan pengerjaan masing-masing sasaran hingga selesai. Dengan demikian, hasil renovasi tidak hanya cepat diselesaikan, tetapi juga memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat.
Dengan capaian fisik yang telah mencapai 88 persen, jajaran Koramil 0810/16 Sukomoro terus mendorong penyelesaian seluruh sasaran. Diharapkan 10 unit rumah tersebut dapat segera rampung sehingga manfaat program Renovasi Rutilahu Tahun Anggaran 2026 dapat segera dirasakan secara langsung oleh para penerima bantuan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya dalam aspek pertahanan dan keamanan, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan yang bertujuan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.


















