NGANJUK – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, terus berlanjut. Melalui semangat gotong royong dan kerja sama di lapangan, pembangunan infrastruktur tersebut kini mencapai progres 25 persen sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan.
Jajaran Kodim 0810/Nganjuk bersama masyarakat terus berupaya mendukung proses pembangunan jembatan agar berjalan sesuai tahapan pekerjaan. Keterlibatan personel TNI bersama warga terlihat dalam kegiatan pengerjaan konstruksi, termasuk penyiapan dan pemasangan komponen pendukung bangunan jembatan.
Pembangunan Jembatan Garuda ini menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan infrastruktur masyarakat. Keberadaan jembatan yang memadai diharapkan dapat membantu memperlancar mobilitas warga serta menunjang aktivitas sehari-hari, termasuk kegiatan sosial dan perekonomian masyarakat desa.
Di lokasi pembangunan, personel TNI bersama warga bekerja sama dalam melaksanakan pekerjaan dengan mengedepankan semangat kebersamaan. Sinergi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pembangunan sekaligus memperkuat hubungan antara TNI dan masyarakat.
Gotong Royong Jadi Kekuatan Pembangunan
Pencapaian progres 25 persen menunjukkan bahwa pembangunan masih terus berjalan dan membutuhkan dukungan serta koordinasi dari seluruh pihak yang terlibat. Setiap tahapan pekerjaan dilaksanakan sebagai bagian dari upaya mewujudkan jembatan yang nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat.
Kehadiran personel TNI di lokasi juga mencerminkan peran aktif aparat kewilayahan dalam mendukung pembangunan yang menyentuh kebutuhan masyarakat. Melalui kerja bersama, semangat gotong royong diharapkan terus tumbuh sehingga pembangunan dapat berlangsung dengan baik.
Dandim Nganjuk: Pembangunan Harus Memberikan Manfaat bagi Masyarakat
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat merupakan salah satu bentuk upaya mendukung kesejahteraan warga.
“Pembangunan Jembatan Garuda ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran akses dan aktivitas sehari-hari. Kami mendorong semangat kebersamaan dan gotong royong agar pembangunan dapat berjalan dengan baik,” ungkap Dandim.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan di wilayah pedesaan.
“Kebersamaan merupakan kekuatan dalam melaksanakan pembangunan. Kami berharap seluruh pihak terus menjaga koordinasi dan semangat gotong royong, sehingga jembatan ini nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat sesuai dengan kebutuhan,” tambah Letkol Arh M. Taufan.
Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kedungglugu yang telah mencapai 25 persen diharapkan terus berkembang hingga tahap penyelesaian. Dengan dukungan seluruh unsur yang terlibat, jembatan tersebut diharapkan menjadi infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat Kecamatan Gondang.
Kodim 0810/Nganjuk terus mendorong semangat kebersamaan dalam pembangunan wilayah sebagai wujud kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat dan penguatan kemanunggalan TNI dengan rakyat.




















