PERGELARAN WAYANG KULIT DI KDMP DESA TEKEN GLAGAHAN, LESTARIKAN BUDAYA DAN PERERAT KEBERSAMAAN MASYARAKAT

banner 468x60

 

NGANJUK – Dalam rangka Peresmian Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sekaligus melestarikan seni dan budaya tradisional serta mempererat tali silaturahmi dengan masyarakat, Pergelaran Wayang Kulit digelar di kawasan KDKMP Desa Teken Glagahan, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk, Minggu malam, 27 September 2026.

banner 336x280

Kegiatan tersebut berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat. Sekitar 600 orang masyarakat hadir dan memadati lokasi, baik dari Desa Teken Glagahan maupun wilayah sekitarnya, untuk menyaksikan pertunjukan wayang kulit yang menjadi salah satu warisan budaya Jawa.

Pergelaran tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, S.T., Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos., Camat Loceret Sukirno, S.Sos., Kepala Desa Teken Glagahan Dody Wicaksono, serta sekitar 600 masyarakat Desa Teken Glagahan dan warga sekitar.

Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, pemerintahan kecamatan, pemerintah desa, serta masyarakat dalam kegiatan tersebut menjadi wujud kebersamaan dan sinergi dalam mendukung Peresmian Gedung KDKMP sekaligus pelestarian budaya lokal.

Pertunjukan wayang kulit tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memiliki nilai budaya dan edukasi. Cerita, tokoh, serta pesan moral yang disampaikan melalui pertunjukan wayang menjadi bagian dari kekayaan budaya Jawa yang perlu terus dikenalkan kepada generasi muda.

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menyampaikan bahwa kegiatan seni budaya seperti wayang kulit merupakan momentum yang baik untuk mempererat hubungan antara TNI, pemerintah dan masyarakat.

“Pergelaran wayang kulit seperti ini menjadi sarana untuk melestarikan budaya sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan. TNI akan terus mendukung kegiatan positif masyarakat yang dapat memperkuat persatuan, kerukunan dan semangat gotong royong,” ungkapnya.

Sementara itu, kehadiran Wakil Bupati Nganjuk, Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk, jajaran pemerintahan Kecamatan Loceret, pemerintah desa, serta sekitar 600 masyarakat menunjukkan dukungan bersama terhadap Peresmian Gedung KDKMP dan kegiatan pelestarian seni budaya di tingkat desa.

Kepala Desa Teken Glagahan Dody Wicaksono menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap Peresmian Gedung KDKMP dan pergelaran wayang kulit dapat terus menjadi momentum yang mampu menyatukan masyarakat sekaligus menjaga tradisi yang telah diwariskan secara turun-temurun.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang acara. Sekitar 600 warga menikmati pertunjukan dengan tertib dan penuh kekeluargaan, menjadikan pergelaran wayang kulit tersebut sebagai ruang bersama untuk bersilaturahmi, mempererat kebersamaan, serta menikmati kesenian tradisional.

Melalui kegiatan ini, diharapkan keberadaan KDKMP dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, sementara kecintaan terhadap seni dan budaya lokal semakin tumbuh serta generasi muda turut memiliki kepedulian untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya bangsa.

Pergelaran Wayang Kulit dalam rangka Peresmian Gedung KDKMP Desa Teken Glagahan menjadi bukti bahwa penguatan ekonomi desa dan pelestarian budaya dapat berjalan seiring dengan semangat kebersamaan, gotong royong dan kemanunggalan antara pemerintah, TNI dan masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *