NGANJUK – Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat kembali terlihat dalam pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Dusun Palohombo, Desa Kebonagung, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Kopka Suwondo bersama warga masyarakat bahu-membahu melaksanakan pekerjaan tahap akhir pembangunan jembatan, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan tersebut difokuskan pada pengecatan besi dinding jembatan sebagai bagian dari tahap akhir finishing. Dengan penuh semangat, Babinsa bersama warga bekerja bersama menyelesaikan bagian-bagian yang masih memerlukan penyempurnaan agar pembangunan jembatan dapat segera dituntaskan.
Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian TNI AD terhadap pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat. Tidak hanya membantu secara fisik, keterlibatan Babinsa juga menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sosial serta membangun kebersamaan dengan warga di wilayah binaannya.
Sejak pekerjaan dimulai, warga bersama Babinsa tampak saling membantu dan berbagi tugas. Semangat gotong royong yang terbangun menunjukkan bahwa pembangunan infrastruktur tidak hanya menjadi pekerjaan fisik semata, tetapi juga menjadi momentum mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Kopka Suwondo mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat sekaligus bentuk dukungan terhadap pembangunan fasilitas yang nantinya dapat memberikan manfaat bagi warga.
“Melalui gotong royong ini, kami ingin memperkuat kebersamaan dengan masyarakat. Semoga pembangunan Jembatan Perintis Garuda berjalan lancar dan segera dapat dimanfaatkan oleh warga,” ujarnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan menjadi salah satu kekuatan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan di tengah masyarakat. Dengan adanya gotong royong, pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama dapat terasa lebih ringan sekaligus menciptakan rasa memiliki terhadap hasil pembangunan.
Jembatan Garuda Diharapkan Perkuat Akses Warga
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di wilayah Desa Kebonagung diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kelancaran mobilitas warga dan berbagai aktivitas sehari-hari.
Keberadaan jembatan sebagai sarana penghubung memiliki arti penting bagi masyarakat. Akses yang lebih baik akan memberikan kemudahan bagi warga dalam menjalankan aktivitas sosial maupun kegiatan lainnya.
Karena itu, penyelesaian pembangunan hingga tahap finishing menjadi bagian penting agar jembatan dapat segera dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Dandim Nganjuk: Gotong Royong Adalah Kekuatan Masyarakat
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti mengapresiasi semangat gotong royong Babinsa bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
“Gotong royong merupakan kekuatan yang sangat penting dalam pembangunan di wilayah. Ketika TNI dan masyarakat bekerja bersama, pekerjaan menjadi bagian dari kebersamaan untuk kepentingan masyarakat,” ungkap Dandim.
Menurutnya, Babinsa harus senantiasa hadir di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi sesuai tugas serta kemampuan yang dimiliki.
“Kami berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat segera selesai dan memberikan manfaat bagi warga. Yang terpenting, semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap pembangunan di wilayah terus dipelihara,” tegas Letkol Arh M. Taufan.
Kegiatan gotong royong Babinsa dan warga tersebut berlangsung dengan aman, tertib dan lancar. Tahap pengecatan besi dinding sebagai bagian dari finishing menjadi langkah lanjutan menuju penyelesaian pembangunan Jembatan Perintis Garuda.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0810/Nganjuk kembali menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kebutuhan warga serta mendukung pembangunan wilayah melalui semangat gotong royong, pembinaan teritorial dan kemanunggalan TNI dengan rakyat.


















