Lagi-Lagi Rumpun Bambu Dilalap Api! Babinsa Kacangan dan Damkar Berjibaku Jinakkan Kobaran di Berbek

banner 468x60

Nganjuk – Kebakaran kembali terjadi di wilayah Kabupaten Nganjuk. Kali ini, kobaran api membakar rumpun bambu di belakang makam RT 004 RW 002, Dusun Grekan, Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk. Peristiwa tersebut sempat membuat warga sekitar melakukan tindakan cepat dengan bergotong royong berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.

Kebakaran diketahui warga sekitar pada pukul 08.30 WIB. Melihat kobaran api yang membakar rumpun bambu, masyarakat yang berada di sekitar lokasi langsung berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya secara manual.

banner 336x280

Karena kondisi api dikhawatirkan semakin membesar dan merambat ke area di sekitarnya, perangkat desa kemudian segera menghubungi Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk meminta bantuan penanganan. Informasi tersebut selanjutnya diteruskan kepada petugas pemadam kebakaran agar proses pemadaman dapat dilakukan secara lebih maksimal.

Respons cepat dilakukan oleh unsur kewilayahan. Babinsa Desa Kacangan Kopka Parnianto bersama Bhabinkamtibmas Aiptu Jarot Wahyudi segera mendatangi lokasi kejadian. Di lokasi, keduanya berkoordinasi dengan warga dan perangkat desa sekaligus membantu proses penanganan kebakaran.

Selain itu, Sdr. Jumadi selaku Danru Damkar Pos Pace bersama lima personel Damkar turut diterjunkan untuk melakukan pemadaman.

Sekitar pukul 09.00 WIB, mobil Pemadam Kebakaran dari Pos Bantu Kecamatan Pace tiba di lokasi. Petugas Damkar langsung melakukan tindakan pemadaman dengan dibantu Babinsa, Bhabinkamtibmas serta masyarakat sekitar.

Kondisi rumpun bambu yang terbakar membutuhkan penanganan secara serius karena material bambu dan daun kering di sekitarnya dapat membuat api mudah menjalar. Petugas bersama warga terus melakukan penyemprotan dan memastikan titik-titik api dapat dikendalikan.

Selama proses pemadaman, koordinasi antara petugas Damkar, aparat kewilayahan, perangkat desa dan masyarakat terus dilakukan. Upaya tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali menyala maupun merambat ke lingkungan sekitar.

Berkat respons cepat dan kerja sama seluruh unsur yang terlibat, sekitar pukul 10.15 WIB, api yang membakar rumpun bambu di belakang makam Dusun Grekan, Desa Kacangan, berhasil dipadamkan.

Petugas kemudian memastikan kondisi lokasi benar-benar aman dan tidak terdapat titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran susulan. Setelah situasi dinyatakan aman, pada pukul 10.30 WIB, tim Pemadam Kebakaran meninggalkan lokasi untuk kembali melaksanakan tugas.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban materiil. Kebakaran hanya mengakibatkan rumpun bambu terbakar.

Diduga Akibat Pembakaran Sampah dan Puntung Rokok

Berdasarkan informasi di lapangan, kebakaran diduga berkaitan dengan kurangnya kesadaran masyarakat dalam membuang puntung rokok secara sembarangan maupun melakukan pembakaran sampah, terlebih pada kondisi musim kemarau ketika lingkungan sekitar relatif mudah terbakar.

Kejadian tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap penggunaan api di lingkungan terbuka.

Masyarakat diimbau tidak melakukan pembakaran sampah sembarangan, khususnya di dekat rumpun bambu, semak-semak, lahan kering maupun area yang banyak terdapat material mudah terbakar.

Selain itu, puntung rokok juga harus dipastikan benar-benar padam sebelum dibuang. Bara kecil yang dianggap sepele dapat menjadi sumber api apabila mengenai material kering.

Babinsa: Jangan Anggap Sepele Api Kecil

Babinsa Desa Kacangan Kopka Parnianto mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kepedulian terhadap potensi kebakaran di lingkungan masing-masing.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membakar sampah sembarangan, apalagi di sekitar rumpun bambu atau lahan yang banyak terdapat material kering. Api kecil dapat dengan cepat membesar dan sulit dikendalikan,” ujar Kopka Parnianto.

Menurutnya, masyarakat harus segera melaporkan apabila mengetahui adanya kebakaran sehingga dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.

“Apabila melihat adanya kebakaran, segera informasikan kepada perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas maupun petugas pemadam kebakaran. Semakin cepat ditangani, semakin besar kemungkinan api dapat dikendalikan sebelum meluas,” tambahnya.

Dandim 0810/Nganjuk: Waspada, Jangan Main Api di Musim Kemarau

Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan mengapresiasi respons cepat Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas Damkar, perangkat desa dan masyarakat dalam menangani kebakaran rumpun bambu tersebut.

“Kami mengapresiasi respons cepat seluruh unsur yang terlibat sehingga kebakaran dapat segera dipadamkan dan tidak meluas. Sinergitas seperti ini sangat penting dalam menghadapi setiap kejadian di wilayah,” ujar Letkol ARH M. Taufan.

Dandim mengingatkan masyarakat untuk tidak meremehkan aktivitas pembakaran sampah, khususnya pada musim kemarau.

“Kami kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan menggunakan api. Jangan membakar sampah di dekat rumpun bambu, semak-semak atau lahan kering. Pastikan api benar-benar padam sebelum meninggalkan lokasi,” tegasnya.

Menurut Dandim, upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Peran masyarakat sangat penting karena kebakaran sering kali dapat dicegah apabila warga memiliki kepedulian dan kewaspadaan sejak awal.

“Pencegahan jauh lebih baik daripada penanganan setelah terjadi kebakaran. Kesadaran masyarakat menjadi kunci. Mari bersama-sama menjaga lingkungan dan jangan membuang puntung rokok sembarangan,” tambah Dandim.

Letkol ARH M. Taufan juga menegaskan bahwa Babinsa akan terus membangun komunikasi dengan masyarakat serta berkoordinasi dengan unsur terkait dalam menghadapi berbagai potensi gangguan dan kejadian di wilayah.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat. Ketika terjadi kejadian seperti kebakaran, lakukan koordinasi dengan cepat dan bantu masyarakat bersama unsur terkait. Yang paling penting adalah keselamatan warga dan mencegah kejadian berkembang menjadi lebih besar,” pungkasnya.

Berkat gerak cepat dan sinergitas Babinsa, Bhabinkamtibmas, Damkar, perangkat desa dan masyarakat, kebakaran rumpun bambu di Dusun Grekan, Desa Kacangan, Kecamatan Berbek, akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 10.15 WIB.

Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materiil dalam kejadian tersebut. Namun, peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa kelalaian kecil terhadap api dapat berujung pada kebakaran yang lebih besar.

Waspada kebakaran bukan hanya tugas petugas—keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *