Nganjuk – Kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat kembali diwujudkan melalui aksi nyata di wilayah binaan. Babinsa Desa Kalianyar Koramil 0810/06 Kertosono Serda Catur Kriswanto bersama warga masyarakat melaksanakan gotong royong pembangunan jembatan di Dusun Kedungbajul, Desa Kalianyar, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk.
Pembangunan jembatan tersebut dilakukan untuk memperbaiki akses warga yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat tergerus banjir. Jembatan ini memiliki peran penting karena menjadi salah satu akses penghubung antardesa sekaligus jalur yang digunakan masyarakat untuk menuju kawasan pertanian dan mengangkut hasil panen.
Dengan ukuran sekitar lebar 2,5 meter dan panjang 6 meter, keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Kerusakan akses sebelumnya membuat mobilitas warga, khususnya para petani, menjadi terganggu.
Sejak pagi sekitar pukul 07.30 WIB, kegiatan gotong royong mulai dilaksanakan. Sekitar 15 warga, perangkat desa dan anggota Koramil turut terlibat dalam proses pembangunan. Seluruh peserta bahu-membahu mengerjakan pembangunan sesuai kemampuan masing-masing.
Material pembangunan berupa semen, pasir, batu dan kayu diperoleh melalui swadaya masyarakat serta dukungan dari Pemerintah Desa Kalianyar. Semangat kebersamaan terlihat selama proses pekerjaan berlangsung.
Serda Catur Kriswanto mengatakan, keterlibatan Babinsa dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.
“Kami sebagai Babinsa harus selalu hadir ketika masyarakat menghadapi kesulitan. Gotong royong merupakan budaya bangsa yang harus terus kita jaga dan lestarikan. Dengan adanya pembangunan jembatan ini, kami berharap aktivitas warga dapat kembali lancar dan akses untuk mengangkut hasil pertanian menjadi lebih mudah,” ujar Serda Catur.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat akan lebih mudah dilaksanakan apabila seluruh unsur dapat bersinergi dan mengedepankan semangat gotong royong.
“Kami bersama warga akan terus berupaya membantu sesuai kemampuan. Yang terpenting adalah kebersamaan dan kepedulian, karena jembatan ini nantinya akan digunakan untuk kepentingan masyarakat secara bersama-sama,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Kalianyar menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif mendampingi berbagai kegiatan pembangunan dan kemasyarakatan di wilayah desa.
“Terima kasih kepada Bapak Babinsa yang tidak pernah lelah membantu desa kami. Mulai dari kegiatan pembangunan KDKMP sampai pembangunan jembatan ini, Babinsa selalu hadir dan mendampingi masyarakat,” ungkap Kepala Desa Kalianyar.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan jembatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Babinsa merupakan ujung tombak satuan teritorial yang harus selalu dekat dengan masyarakat. Ketika ada fasilitas yang dibutuhkan warga dan dapat dikerjakan melalui gotong royong, kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus membantu pekerjaan di lapangan,” ungkap Dandim.
Dandim juga menekankan bahwa pembangunan jembatan bukan hanya berkaitan dengan infrastruktur, tetapi juga menyangkut kelancaran aktivitas masyarakat.
“Jembatan memiliki fungsi penting sebagai penghubung aktivitas warga. Kita berharap pembangunan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung mobilitas, kegiatan pertanian serta aktivitas ekonomi warga,” tegasnya.
Gotong royong pembangunan jembatan tersebut menjadi gambaran nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Dengan dukungan masyarakat dan pemerintah desa, diharapkan pembangunan dapat berjalan lancar sehingga akses warga Dusun Kedungbajul dan sekitarnya segera kembali normal serta dapat digunakan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.




















