NGANJUK – Kepedulian terhadap keberlangsungan infrastruktur yang menjadi akses penting masyarakat terus dilakukan jajaran Kodim 0810/Nganjuk. Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Serda Risa Hertanto bersama Linmas Desa Bareng turun langsung melaksanakan patroli dan pemantauan Jembatan Merah Putih di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Selasa (29/9/2026) pukul 10.00 WIB.
Patroli tersebut dilakukan sebagai langkah untuk memastikan kondisi jembatan tetap terjaga, aman dan dapat digunakan masyarakat dalam mendukung berbagai aktivitas sehari-hari.
Dengan berjalan menyusuri area jembatan, Serda Risa Hertanto bersama anggota Linmas melakukan pemantauan secara langsung terhadap kondisi fasilitas yang menjadi salah satu akses penting bagi warga Desa Bareng.
Kegiatan tersebut tidak sekadar melihat kondisi fisik jembatan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama agar fasilitas umum yang telah dibangun dapat dijaga dan dirawat secara berkelanjutan.
Serda Risa Hertanto mengajak anggota Linmas serta masyarakat binaan untuk bersama-sama memiliki kepedulian terhadap keberadaan Jembatan Merah Putih. Kebersihan dan kondisi fasilitas umum, menurutnya, perlu diperhatikan secara rutin agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
“Kami bersama Linmas melakukan patroli untuk menjaga dan merawat Jembatan Merah Putih. Infrastruktur ini harus sama-sama kita jaga agar tetap terpelihara dan bisa dimanfaatkan masyarakat dengan baik,” ujar Serda Risa Hertanto.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat merupakan bagian penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas yang digunakan secara bersama-sama. Pemantauan secara rutin juga diperlukan untuk mengetahui lebih awal apabila terdapat kerusakan atau kondisi tertentu yang membutuhkan perhatian dan penanganan.
Babinsa Dorong Kepedulian Warga
Kegiatan patroli tersebut sekaligus memperkuat peran Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendorong kepedulian warga terhadap lingkungan serta fasilitas publik.
Jembatan sebagai sarana penghubung memiliki arti penting bagi aktivitas masyarakat. Kelancaran akses akan mendukung mobilitas warga dalam menjalankan berbagai kegiatan, sehingga kondisi jembatan perlu dijaga secara bersama-sama.
Melalui patroli bersama Linmas, Babinsa juga membangun komunikasi dengan unsur masyarakat sekaligus menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga fasilitas umum merupakan tanggung jawab bersama.
Langkah sederhana tersebut menjadi bagian dari pembinaan teritorial yang menempatkan Babinsa sebagai aparat kewilayahan yang senantiasa hadir dan berinteraksi langsung dengan masyarakat.
Dandim Nganjuk: Rawat Infrastruktur, Jaga Manfaatnya untuk Rakyat
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menekankan pentingnya menjaga fasilitas umum yang menjadi kebutuhan masyarakat.
“Infrastruktur yang dibangun untuk masyarakat harus dijaga dan dirawat bersama. Peran Babinsa dan Linmas dalam melakukan pemantauan di wilayah merupakan bagian dari kepedulian terhadap fasilitas yang digunakan masyarakat,” ungkapnya.
Dandim juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan fasilitas umum di wilayah masing-masing.
“Kita ingin membangun kesadaran bahwa fasilitas umum merupakan milik dan kepentingan bersama. Dengan kepedulian masyarakat, berbagai kerusakan maupun permasalahan dapat diketahui lebih awal sehingga bisa segera dikoordinasikan untuk mendapatkan penanganan,” tambah Letkol Arh M. Taufan.
Patroli Serda Risa Hertanto bersama Linmas Desa Bareng berlangsung aman dan lancar. Hasil pemantauan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keberadaan Jembatan Merah Putih agar tetap terpelihara dan dapat mendukung aktivitas masyarakat.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud nyata kepedulian Babinsa terhadap wilayah binaan, sekaligus memperkuat sinergitas antara TNI, Linmas dan masyarakat dalam menjaga keamanan, kebersihan serta fasilitas umum.
Menjaga jembatan bukan hanya menjaga sebuah bangunan, tetapi menjaga akses, aktivitas dan kepentingan masyarakat yang setiap hari bergantung pada keberadaannya.
















