NGANJUK – Pembangunan Jembatan Garuda di Desa Kedungglugu, Kecamatan Gondang, Kabupaten Nganjuk, terus menunjukkan perkembangan yang signifikan. Memasuki progres 90 persen, anggota TNI bersama masyarakat terus bergotong royong menyelesaikan pengerjaan fisik jembatan guna mendukung kelancaran akses dan aktivitas warga.
Dalam tahap pengerjaan kali ini, anggota TNI bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan pengecoran dan perataan lantai jembatan. Seluruh personel yang terlibat bekerja sama dengan penuh semangat dan mengutamakan ketelitian agar hasil pembangunan dapat memenuhi kualitas yang diharapkan.
Kegiatan tersebut merupakan wujud nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan. Kebersamaan yang terjalin di lapangan mencerminkan kuatnya semangat gotong royong serta kepedulian bersama terhadap pembangunan fasilitas umum yang dibutuhkan masyarakat.
Capaian progres 90 persen menjadi penyemangat bagi seluruh pihak untuk menuntaskan tahapan pekerjaan yang masih tersisa. Dengan koordinasi dan kerja sama yang baik, pembangunan jembatan diharapkan dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat Desa Kedungglugu dan sekitarnya.
Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Garuda merupakan bagian dari upaya mendukung peningkatan infrastruktur yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Semangat gotong royong antara anggota TNI dan masyarakat merupakan kekuatan penting dalam mendukung keberhasilan pembangunan. Kami berharap pengerjaan Jembatan Garuda ini dapat segera diselesaikan dengan tetap memperhatikan kualitas dan keselamatan, sehingga nantinya dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari,” ungkapnya.
Keberadaan Jembatan Garuda di Desa Kedungglugu diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah akses transportasi, serta mendukung kegiatan sosial dan perekonomian warga. Infrastruktur yang memadai juga menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang kelancaran distribusi hasil pertanian dan kebutuhan masyarakat.
Selain berorientasi pada pembangunan fisik, kegiatan gotong royong ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara TNI dan rakyat. Kehadiran anggota TNI yang bekerja bersama masyarakat menunjukkan komitmen aparat kewilayahan untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat serta membantu mengatasi berbagai kesulitan di wilayah binaan.
Dengan progres pembangunan yang telah mencapai 90 persen, seluruh pihak diharapkan terus menjaga semangat kebersamaan hingga pekerjaan selesai. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting dalam mewujudkan pembangunan desa yang bermanfaat, sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan akses masyarakat Desa Kedungglugu semakin baik dan mampu mendukung peningkatan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.




















