NGANJUK – Kepedulian terhadap kondisi sosial dan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan jajaran TNI AD melalui kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga. Salah satunya ditunjukkan oleh Babinsa Desa Ngumpul Serka Hariono yang melaksanakan karya bakti membantu proses bedah rumah warga di wilayah binaannya.
Kegiatan tersebut menjadi bukti nyata bahwa keberadaan Babinsa bukan hanya sebagai aparat teritorial yang bertugas menjaga komunikasi dan keamanan wilayah, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang senantiasa hadir ketika warga membutuhkan bantuan.
Dengan penuh semangat kebersamaan, Serka Hariono bersama warga bergotong royong melaksanakan berbagai pekerjaan dalam proses perbaikan dan renovasi rumah. Mulai dari membantu pekerjaan fisik hingga penataan bagian rumah yang diperbaiki, seluruh kegiatan dilakukan secara bersama-sama dengan mengedepankan semangat gotong royong.
Tidak ada sekat antara Babinsa dan masyarakat. Serka Hariono membaur bersama warga, bekerja dengan tangan dan tenaga secara langsung. Suasana kekeluargaan begitu terasa selama proses karya bakti berlangsung.
Bagi warga penerima bantuan, kegiatan tersebut memiliki arti yang sangat besar. Rumah bukan sekadar tempat untuk berteduh, tetapi menjadi tempat keluarga berkumpul, membesarkan anak-anak dan menjalani kehidupan sehari-hari. Karena itu, proses bedah rumah diharapkan mampu menghadirkan hunian yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga.
Serka Hariono mengatakan, karya bakti bedah rumah merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat sekaligus implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami hadir bersama warga untuk membantu proses perbaikan rumah ini. Harapannya, setelah selesai nanti rumah dapat menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga. Yang paling penting adalah semangat gotong royongnya, karena dengan kebersamaan pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan,” ujar Serka Hariono.
Menurutnya, kegiatan seperti ini juga menjadi sarana mempererat komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat. Dengan terjun langsung dalam kegiatan warga, Babinsa dapat semakin dekat dan mengetahui kondisi masyarakat di wilayah binaannya.
“Babinsa harus selalu berupaya hadir di tengah masyarakat. Tidak hanya dalam kegiatan yang berkaitan dengan keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial dan kemasyarakatan. Kami ingin keberadaan Babinsa bisa memberikan manfaat bagi warga,” tambahnya.
GOTONG ROYONG MENJADI KEKUATAN MASYARAKAT
Karya bakti bedah rumah tersebut berlangsung dengan penuh semangat dan kekeluargaan. Warga secara sukarela ikut membantu sesuai kemampuan masing-masing. Ada yang mengerjakan bagian bangunan, menyiapkan material, membersihkan area rumah hingga membantu pekerjaan lainnya.
Semangat tersebut menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih menjadi kekuatan yang hidup di tengah masyarakat. Ketika kepedulian tumbuh dan masyarakat bersatu, persoalan yang dihadapi seorang warga dapat menjadi perhatian bersama.
Kehadiran Serka Hariono juga mendapat apresiasi dari warga Desa Ngumpul. Masyarakat menyambut baik keterlibatan Babinsa yang selama ini aktif berkomunikasi dan membantu berbagai kegiatan di wilayah binaannya.
Kegiatan karya bakti tersebut diharapkan tidak berhenti pada selesainya pembangunan rumah. Lebih jauh, kebersamaan yang tercipta menjadi modal penting untuk membangun lingkungan yang semakin peduli, kompak dan saling membantu.
DANDIM 0810/NGANJUK: KEHADIRAN BABINSA HARUS MEMBERIKAN MANFAAT NYATA
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi terhadap keterlibatan Babinsa dalam membantu masyarakat melalui kegiatan karya bakti bedah rumah.
Menurut Dandim, Babinsa merupakan ujung tombak satuan kewilayahan yang memiliki peran penting dalam membangun kedekatan antara TNI dengan masyarakat.
“Babinsa harus mampu menjadi bagian dari masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi dan mendorong masyarakat untuk bersama-sama membantu,” ujar Dandim.
Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menegaskan bahwa kegiatan karya bakti merupakan salah satu bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Semangat gotong royong seperti ini harus terus dipelihara. Bukan hanya pekerjaan rumah yang dapat diselesaikan, tetapi juga terbangun rasa kebersamaan, kepedulian dan persaudaraan antarwarga. Inilah salah satu kekuatan bangsa yang harus kita jaga,” tegasnya.
Dandim juga mengajak seluruh Babinsa jajaran Kodim 0810/Nganjuk untuk terus aktif turun ke wilayah binaan dan membangun komunikasi dengan masyarakat.
“Jangan pernah lelah untuk hadir di tengah rakyat. Bangun komunikasi, dengarkan keluhan masyarakat dan bantu sesuai kemampuan. Kehadiran TNI harus dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat,” pungkasnya.
Karya bakti bedah rumah di Desa Ngumpul menjadi gambaran sederhana namun penuh makna tentang bagaimana kekuatan TNI dan rakyat dapat bersatu dalam sebuah tujuan.
Satu rumah diperbaiki, satu keluarga menatap harapan baru. Dari gotong royong tumbuh kepedulian, dari kepedulian semakin kokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat.




















