Nganjuk – Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., melaksanakan peninjauan langsung progres pembangunan Jembatan Garuda di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jumat (3/7/2026). Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi kesejahteraan masyarakat.
Peninjauan tersebut dihadiri oleh Kapolsek Rejoso, Bhabinkamtibmas Desa Jatirejo, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto beserta anggota, perangkat Desa Jatirejo, serta pihak pelaksana pembangunan. Kehadiran unsur TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi dalam mendukung pembangunan di wilayah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim meninjau secara langsung kondisi konstruksi jembatan yang saat ini telah memasuki tahap pemasangan rangka baja. Selain mengecek kualitas pekerjaan, Dandim juga berdialog dengan para pekerja, Babinsa, dan perangkat desa guna mengetahui perkembangan pembangunan serta kendala yang dihadapi di lapangan.
Pembangunan Jembatan Garuda merupakan salah satu program strategis yang diinisiasi oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk memperkuat konektivitas wilayah pedesaan melalui pembangunan jembatan penghubung yang mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah.
Dalam arahannya, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti menegaskan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan dan semangat kebersamaan selama proses pembangunan berlangsung.
“Jembatan Garuda merupakan infrastruktur yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami berharap pembangunan ini dapat selesai tepat waktu dengan hasil yang berkualitas sehingga manfaatnya segera dirasakan warga. Keberadaan jembatan ini nantinya akan memperlancar akses transportasi, mendukung distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan aktivitas perekonomian masyarakat. Sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat harus terus dijaga demi keberhasilan pembangunan ini,” tegas Dandim.
Dandim juga memberikan apresiasi kepada seluruh personel TNI, Polri, pemerintah desa, dan masyarakat yang selama ini terus bergotong royong mendukung pembangunan jembatan.
Sementara itu, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menyampaikan bahwa Babinsa akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan terhadap setiap tahapan pembangunan hingga selesai.
“Babinsa akan selalu hadir di tengah masyarakat untuk mendukung seluruh proses pembangunan. Melalui semangat gotong royong yang terus terjaga, kami optimistis pembangunan Jembatan Garuda dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Kepala Desa Jatirejo turut mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan dari Kodim 0810/Nganjuk terhadap pembangunan Jembatan Garuda. Menurutnya, keberadaan jembatan tersebut telah lama dinantikan masyarakat karena akan menjadi akses utama yang menghubungkan kawasan pertanian dengan jalan utama desa.
Dengan adanya peninjauan langsung dari Dandim 0810/Nganjuk, diharapkan seluruh proses pembangunan dapat terus berjalan sesuai rencana, mengedepankan kualitas konstruksi, serta selesai tepat waktu. Kehadiran Jembatan Garuda nantinya diharapkan menjadi infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas masyarakat, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Nganjuk.
















