BABINSA REJOSO GOTONG ROYONG BERSAMA WARGA LAKSANAKAN PENGGALIAN PONDASI JEMBATAN MERAH PUTIH

banner 468x60

Nganjuk – Sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat sekaligus bentuk dukungan terhadap pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan, Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk, Serka Reboanto, melaksanakan kegiatan kerja bakti bersama masyarakat dalam penggalian pondasi pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Senin (08/06/2026).

Kegiatan kerja bakti tersebut melibatkan Babinsa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang secara sukarela bergotong royong demi terwujudnya sarana transportasi yang lebih baik bagi masyarakat. Sejak pagi hari, seluruh peserta tampak bersemangat melakukan penggalian pondasi yang menjadi tahap awal pembangunan jembatan sebagai akses penghubung antarwilayah dan jalur penunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.

banner 336x280

Dengan menggunakan peralatan sederhana, warga bersama Babinsa bahu-membahu melaksanakan pekerjaan secara bergiliran. Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat begitu kental selama kegiatan berlangsung. Semangat gotong royong yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia kembali tercermin dalam pembangunan fasilitas umum yang sangat dibutuhkan warga tersebut.

Serka Reboanto mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu pemerintah daerah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan warga.

“Sebagai aparat kewilayahan, kami memiliki tanggung jawab untuk selalu hadir di tengah masyarakat serta membantu setiap upaya pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Kehadiran Babinsa bukan hanya membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi agar budaya gotong royong tetap hidup dan menjadi kekuatan utama dalam pembangunan desa,” ungkap Serka Reboanto.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih memiliki arti penting bagi masyarakat Desa Jatirejo karena akan menjadi sarana vital yang menunjang mobilitas warga dalam berbagai aktivitas kehidupan.

“Keberadaan jembatan ini nantinya akan memperlancar akses transportasi masyarakat, memudahkan distribusi hasil pertanian, mempercepat akses menuju fasilitas pendidikan maupun kesehatan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Oleh karena itu, kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar hingga selesai sesuai dengan rencana,” jelasnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebersamaan antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti merupakan bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terjalin dengan baik.

“Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat. Kami ingin terus hadir dan menjadi bagian dari solusi berbagai kebutuhan masyarakat di wilayah binaan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jatirejo, Supandi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso yang selama ini aktif mendukung berbagai kegiatan pembangunan maupun kemasyarakatan di desa.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran dan dukungan Babinsa yang selalu berada di tengah masyarakat. Kehadiran beliau tidak hanya membantu pekerjaan menjadi lebih ringan, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi kepada warga untuk terus menjaga budaya gotong royong dalam membangun desa,” ujar Supandi.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat karena selama ini akses yang ada kurang memadai untuk menunjang aktivitas warga.

Dengan adanya jembatan tersebut nantinya diharapkan akses transportasi menjadi lebih lancar sehingga mampu meningkatkan produktivitas masyarakat, terutama para petani dalam mengangkut hasil panennya menuju pasar maupun pusat distribusi.

Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Babinsa bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.

“Pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini menunjukkan komitmen TNI AD untuk selalu membantu dan mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan warga Desa Jatirejo merupakan modal sosial yang sangat berharga dalam mempercepat pembangunan daerah.

“Saya mengapresiasi kekompakan masyarakat yang bersama-sama bergotong royong membangun Jembatan Merah Putih. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dipertahankan karena menjadi kekuatan utama bangsa Indonesia. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” tegasnya.

Dandim berharap pembangunan Jembatan Merah Putih dapat segera diselesaikan sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat dalam mendukung aktivitas sehari-hari, meningkatkan perekonomian desa, serta memperkuat konektivitas antarwilayah.

Dengan semangat gotong royong dan kebersamaan yang terus terjaga, pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo diharapkan menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan rakyat dalam mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed