Babinsa Koramil Rejoso Bersama Warga Kebut Pembangunan Wingwall Jembatan Merah Putih

banner 468x60

 

Nganjuk – Semangat gotong royong terus ditunjukkan Babinsa Desa Jatirejo Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk, Serka Reboanto, bersama masyarakat dalam kegiatan karya bakti pembangunan wingwall (dinding sayap) Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk.

banner 336x280

Kegiatan tersebut dilaksanakan secara bergotong royong dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat. Sejak pagi hari, Babinsa bersama masyarakat bahu-membahu mengangkat material, menyusun batu, memasang bekisting, hingga melakukan pengecoran sebagai bagian dari pembangunan wingwall yang menjadi salah satu komponen penting dalam konstruksi jembatan.

Pembangunan wingwall memiliki fungsi vital sebagai penahan tanah di sisi kanan dan kiri oprit jembatan sehingga mampu menjaga stabilitas konstruksi, mencegah terjadinya longsor, serta meningkatkan keamanan dan ketahanan jembatan dalam jangka panjang. Dengan pembangunan yang berkualitas, Jembatan Merah Putih diharapkan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dalam menunjang aktivitas sehari-hari.

Di sela kegiatan, Babinsa Desa Jatirejo Serka Reboanto mengatakan bahwa keterlibatannya dalam pembangunan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI AD terhadap pembangunan di wilayah binaan.

“Kehadiran kami dalam kegiatan karya bakti ini merupakan bentuk pendampingan sekaligus dukungan terhadap pembangunan infrastruktur desa. Selain membantu meringankan pekerjaan masyarakat, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujarnya.

Menurutnya, budaya gotong royong harus terus dipelihara karena menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pembangunan sekaligus mempererat hubungan antara aparat teritorial dan masyarakat.

Sementara itu, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menegaskan bahwa Babinsa akan terus hadir di tengah masyarakat dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat bagi kepentingan umum.

“Kerja bakti seperti ini merupakan budaya bangsa yang harus terus dilestarikan. Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong, pekerjaan yang berat akan menjadi lebih ringan serta dapat diselesaikan dengan cepat. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memotivasi masyarakat agar terus kompak dalam membangun desa,” ungkap Danramil.

Ia menambahkan bahwa pembangunan Jembatan Merah Putih nantinya akan menjadi infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar akses transportasi masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Desa Jatirejo dan sekitarnya.

Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang terus ditunjukkan Babinsa bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.

“Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu faktor penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga menjadi bukti nyata bahwa TNI AD selalu hadir untuk membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Saya mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Desa Jatirejo yang terus terjaga dalam mendukung pembangunan Jembatan Merah Putih ini,” tegas Dandim.

Sementara itu, warga yang mengikuti kegiatan kerja bakti mengaku senang dan mengapresiasi keterlibatan Babinsa yang selalu aktif mendampingi setiap kegiatan pembangunan di desa. Menurut mereka, kehadiran Babinsa tidak hanya membantu tenaga, tetapi juga memberikan motivasi sehingga pekerjaan dapat berlangsung lebih cepat, aman, dan lancar.

Melalui kegiatan karya bakti pembangunan wingwall Jembatan Merah Putih ini, diharapkan semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat terus terpelihara. Sinergi yang kuat tersebut menjadi modal utama dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkualitas, memperkuat konektivitas wilayah, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Nganjuk.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *