Nganjuk – Sebagai wujud nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, Babinsa Koramil 0810/18 Ngetos, Serda Agung Surateman, turut serta dalam kegiatan karya bakti pembangunan Jembatan Garuda bersama pemerintah desa, perangkat desa, dan masyarakat di wilayah Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Selasa (21/07/2026).
Kegiatan tersebut merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial yang terus dilakukan Babinsa dalam mendukung program pembangunan di daerah. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai aparat kewilayahan yang menjaga stabilitas keamanan, tetapi juga menjadi motor penggerak semangat gotong royong dalam setiap kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Sejak pagi hari, Serda Agung Surateman bersama warga bergotong royong mengerjakan berbagai tahapan pembangunan jembatan, mulai dari pengangkutan material hingga membantu proses pengerjaan konstruksi. Kebersamaan yang terjalin antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat mencerminkan kuatnya sinergi dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Menurut Serda Agung Surateman, pembangunan Jembatan Garuda memiliki arti penting bagi masyarakat karena akan menjadi sarana penghubung yang mempermudah mobilitas warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik di bidang pertanian, perdagangan, maupun kegiatan sosial lainnya.
“Melalui karya bakti ini kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir bersama rakyat. Dengan semangat gotong royong, setiap pekerjaan akan terasa lebih ringan sehingga pembangunan dapat diselesaikan dengan baik, aman, dan tepat waktu,” ujarnya.
Keberadaan Jembatan Garuda nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, mempercepat akses pelayanan masyarakat, serta menjadi salah satu penunjang pertumbuhan ekonomi di wilayah Kecamatan Ngetos.
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T. menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam pembangunan infrastruktur merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang terus dipelihara melalui berbagai kegiatan pembinaan teritorial.
“Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan pembangunan merupakan wujud komitmen TNI AD untuk selalu berada di tengah masyarakat. Melalui semangat gotong royong, kita berharap pembangunan dapat berjalan lancar, memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat, serta semakin mempererat sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh komponen masyarakat dalam mewujudkan kesejahteraan bersama,” tegas Dandim.
Dengan adanya keterlibatan aktif Babinsa dalam pembangunan Jembatan Garuda, diharapkan semangat kebersamaan dan budaya gotong royong tetap terjaga sebagai modal utama dalam mendukung percepatan pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan Kodim 0810/Nganjuk.



















