Nganjuk– Sebagai wujud kepedulian dan perhatian terhadap kondisi kesehatan warga binaan, Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso Serda Dony Kukuh Prasetyo mendampingi serta membantu mengantarkan Sdr. Dampit seorang warga yang mengalami gangguan jiwa (ODGJ) untuk mendapatkan pengobatan dan penanganan medis di wilayah binaannya Desa Bendoasri Kecamatan Rejoso Kabupaten Nganjuk. Jum’at (14/08/2026)
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaan, khususnya masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pendampingan. Babinsa turut memastikan proses pengantaran berjalan dengan aman dan lancar hingga warga mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa berkoordinasi dengan pihak keluarga serta tenaga kesehatan. Pendampingan dilakukan dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis, persuasif dan penuh rasa kepedulian, sehingga warga dapat memperoleh penanganan secara layak dan sesuai kebutuhan.
Babinsa Serda Dony Kukuh Peasetyo mengatakan bahwa kepedulian terhadap warga binaan bukan hanya diwujudkan melalui kegiatan pembinaan keamanan dan ketertiban, tetapi juga dengan membantu masyarakat ketika menghadapi kesulitan, termasuk dalam hal kesehatan.
“Sebagai Babinsa, kami berupaya selalu hadir di tengah masyarakat. Ketika ada warga yang membutuhkan bantuan, kami akan berusaha membantu sesuai kemampuan, termasuk mendampingi warga yang membutuhkan pengobatan agar dapat memperoleh penanganan kesehatan,” ungkapnya.
Sementara itu Kases Bendoasri Sdr. Dudung Kuswanto, S.Sos mengatakan “warga yang mengalami gangguan jiwa membutuhkan perhatian, dukungan keluarga dan lingkungan, serta penanganan yang tepat. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak memberikan stigma atau perlakuan diskriminatif, melainkan ikut membantu menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung proses pengobatan”.
Pendampingan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam mempererat hubungan dengan masyarakat di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah warga diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus membangun kepedulian sosial dan semangat gotong royong.
Dengan adanya kepedulian dan sinergi antara Babinsa, Pemerintah Desa, keluarga, masyarakat serta tenaga kesehatan, diharapkan warga yang menjalani pengobatan dapat memperoleh penanganan secara optimal dan memiliki kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara lebih baik di tengah keluarga maupun lingkungan masyarakat.


















