NGANJUK – Semangat gotong royong terus dipelihara oleh TNI bersama masyarakat sebagai wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat. Hal tersebut terlihat saat Babinsa Desa Siwalan Koramil 0810/05 Sawahan, Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Gaguk Purwanto, bersama warga melaksanakan kerja bakti pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Siwalan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Kamis (2/7/2026).
Kegiatan diawali dengan pembongkaran jembatan lama yang kondisinya sudah tidak memadai. Pembongkaran tersebut dilakukan secara bergotong royong sebagai tahapan awal pembangunan jembatan baru yang lebih kokoh, aman, dan mampu menunjang aktivitas masyarakat.
Sertu Gaguk Purwanto mengatakan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat akan sarana penghubung yang layak. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga, khususnya untuk menunjang kegiatan pertanian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan.
“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin terus menumbuhkan semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Selain mempercepat proses pembangunan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta memperkuat budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ujar Sertu Gaguk Purwanto.
Menurutnya, kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial yang mengedepankan pendekatan persuasif, humanis, dan selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan.
Terlihat anggota TNI dan warga bekerja bahu membahu membongkar konstruksi jembatan lama dengan penuh semangat. Kekompakan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan, menyampaikan apresiasi atas semangat gotong royong yang terus terjaga di tengah masyarakat. Menurutnya, pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang memadai.
“Gotong royong merupakan kekuatan utama bangsa Indonesia. Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya membantu pembangunan fisik, tetapi juga mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Kami berharap Jembatan Perintis Garuda ini nantinya benar-benar memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta memperlancar mobilitas warga,” tegas Dandim.
Ia juga berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun selama proses pembangunan dapat terus dipelihara sebagai modal utama dalam mendukung pembangunan desa dan memperkuat ketahanan wilayah.
:::
Apabila berita ini akan dipublikasikan di media massa, judul tersebut sudah sesuai dengan gaya pemberitaan TNI AD dan isi beritanya telah disusun menggunakan pola 5W+1H secara lengkap.




















