NGANJUK – Personel TNI AD melalui Babinsa Koramil jajaran Kodim 0810/Nganjuk bersama unsur tiga pilar dan masyarakat membantu penanganan kebakaran rumpun bambu milik Bapak Warsidi (56 tahun) di Dusun Malangsari RT 02 RW 04, Desa Malangsari, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Kamis (24/9/2026).
Kebakaran tersebut terjadi setelah pemilik lahan melakukan pembakaran sampah di sekitar rumah. Api yang berasal dari pembakaran sampah kemudian diduga merambat ke rumpun bambu yang berada di dekat lokasi sehingga menyebabkan rumpun bambu terbakar.
Mendapat informasi adanya kebakaran, unsur kewilayahan bersama masyarakat segera melakukan koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah api meluas dan membahayakan permukiman maupun lingkungan di sekitar lokasi.
Kronologi Kejadian
Sekitar pukul 18.00 WIB, Bapak Warsidi membersihkan sampah yang berada di belakang rumahnya. Sampah tersebut kemudian dibakar di lokasi yang berdekatan dengan rumpun bambu.
Sekitar pukul 18.15 WIB, seorang warga yang hendak pulang dari sawah melihat rumpun bambu sudah dalam kondisi terbakar. Warga tersebut kemudian segera melaporkan kejadian kepada perangkat Desa Malangsari dan menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Menerima laporan tersebut, sekitar pukul 18.30 WIB, petugas Damkar Tanjunganom dan Damkar Pace tiba di lokasi. Petugas langsung melaksanakan pemadaman dan melakukan upaya pengendalian agar api tidak merambat ke area lainnya.
Dalam proses penanganan, personel kewilayahan/TNI AD bersama unsur tiga pilar dan masyarakat turut membantu petugas Damkar. Sinergi tersebut dilakukan dengan mengamankan sekitar lokasi, membantu proses pemadaman, serta mengantisipasi kemungkinan munculnya titik api baru.
Setelah kurang lebih dua jam dilakukan penanganan, sekitar pukul 20.30 WIB, api berhasil dipadamkan. Petugas bersama unsur terkait kemudian melakukan pengecekan di sekitar lokasi untuk memastikan tidak terdapat bara atau titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran kembali.
Dandim 0810/Nganjuk Tekankan Pentingnya Kewaspadaan
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya saat melakukan aktivitas pembakaran sampah di sekitar lahan kering, rumpun bambu, semak-semak, maupun bangunan.
“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika membakar sampah. Jangan melakukan pembakaran di dekat material atau tanaman yang mudah terbakar dan jangan meninggalkan api sebelum benar-benar dipastikan padam. Kejadian seperti ini harus menjadi perhatian bersama agar tidak menimbulkan kerugian yang lebih besar,” ujar Letkol Arh M. Taufan.
Dandim menegaskan bahwa Babinsa sebagai aparat kewilayahan akan terus bersinergi dengan pemerintah desa, kepolisian, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat dalam menghadapi berbagai kejadian di wilayah, termasuk bencana maupun musibah kebakaran.
“Kehadiran Babinsa bersama tiga pilar dan masyarakat merupakan bagian dari upaya memberikan respons cepat terhadap setiap kejadian di wilayah. Koordinasi dan kepedulian masyarakat sangat penting, terutama dalam memberikan informasi sedini mungkin apabila terjadi kebakaran,” lanjutnya.
Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Masyarakat diharapkan tidak hanya bertindak ketika kebakaran sudah terjadi, tetapi juga meningkatkan langkah-langkah antisipasi untuk mencegah terjadinya kebakaran.
Sinergitas Tiga Pilar dan Masyarakat
Penanganan kebakaran di Dusun Malangsari tersebut menjadi salah satu bentuk sinergitas aparat kewilayahan bersama masyarakat dalam menghadapi kejadian yang dapat mengancam keselamatan dan lingkungan.
Kecepatan warga dalam mengetahui dan melaporkan kejadian, kemudian dilanjutkan dengan respons petugas Damkar serta dukungan Babinsa dan tiga pilar, turut membantu proses penanganan sehingga api dapat dipadamkan dan tidak meluas.
Kodim 0810/Nganjuk melalui jajaran Babinsa juga terus mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar. Apabila menemukan adanya kebakaran atau keadaan darurat lainnya, masyarakat diharapkan segera melaporkan kepada perangkat desa maupun petugas terkait agar dapat dilakukan penanganan secepat mungkin.
Dengan berhasil dipadamkannya api pada pukul 20.30 WIB, situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman dan kondusif. Tidak terdapat laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut.




















