WASPADA PENYAKIT MULUT DAN KUKU (PMK), BABINSA KORAMIL 0810/08 BARON LAKSANAKAN PENGECEKAN TERNAK SAPI DI WILAYAH BINAAN

banner 468x60

Nganjuk – Dalam rangka mengantisipasi penyebaran wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Babinsa Koramil 0810/08 Baron Kodim 0810/Nganjuk, Serka Suprapto, melaksanakan kegiatan sosialisasi sekaligus pengecekan langsung terhadap kondisi hewan ternak milik warga di Dusun Plimping, Desa Gebangkerep, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (02/05/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan komando atas agar seluruh aparat kewilayahan, khususnya Babinsa, senantiasa aktif memantau perkembangan situasi di wilayah binaan, termasuk dalam hal kesehatan hewan ternak masyarakat. Hal ini mengingat sektor peternakan memiliki peran penting dalam mendukung perekonomian warga serta ketahanan pangan nasional.

banner 336x280

Dalam pelaksanaannya, Serka Suprapto melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi fisik sapi milik warga, meliputi pemeriksaan mulut, kuku, serta kondisi umum hewan. Selain itu, Babinsa juga memberikan edukasi kepada para peternak terkait ciri-ciri penyakit PMK, seperti lepuh pada mulut dan kuku, penurunan nafsu makan, serta gejala demam pada hewan.

Serka Suprapto menyampaikan bahwa langkah ini merupakan upaya deteksi dini guna mencegah penyebaran wabah PMK yang dapat berdampak besar terhadap perekonomian masyarakat.

“Walaupun saat ini belum ditemukan kasus yang signifikan di wilayah ini, namun langkah pencegahan harus tetap dilakukan sedini mungkin. Penyakit PMK merupakan penyakit yang mudah menular, sehingga kewaspadaan harus terus ditingkatkan,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga mengimbau kepada para peternak untuk meningkatkan pengawasan terhadap lalu lintas keluar masuk hewan ternak. Warga diminta untuk tidak sembarangan membeli atau mendatangkan ternak dari luar daerah tanpa adanya pemeriksaan kesehatan yang jelas.

“Kami juga mengingatkan agar warga segera melaporkan kepada petugas terkait, baik Babinsa maupun dinas peternakan, apabila menemukan gejala mencurigakan pada hewan ternak. Penanganan cepat akan sangat membantu mencegah penyebaran lebih luas,” tambahnya.

Selain itu, Babinsa juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan kandang, rutin melakukan penyemprotan disinfektan, serta memberikan pakan yang sehat dan bergizi guna meningkatkan daya tahan tubuh hewan.

Kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat setempat, khususnya para peternak sapi. Mereka merasa terbantu dengan adanya pendampingan dan perhatian dari Babinsa yang secara langsung turun ke lapangan untuk memberikan edukasi dan pengecekan kondisi ternak.

Salah satu warga menyampaikan apresiasi atas kepedulian Babinsa dalam membantu masyarakat menghadapi potensi ancaman wabah penyakit pada ternak.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran Babinsa. Dengan adanya pengecekan ini, kami jadi lebih paham bagaimana cara mencegah penyakit PMK dan menjaga kesehatan ternak kami,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 0810/08 Baron juga menegaskan bahwa kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat di wilayah binaan.

“Kehadiran Babinsa harus mampu memberikan solusi dan rasa aman bagi masyarakat, termasuk dalam menghadapi potensi wabah penyakit ternak seperti PMK. Kami akan terus mendorong Babinsa untuk aktif dan responsif terhadap setiap perkembangan situasi di lapangan,” tegasnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kesehatan hewan ternak semakin meningkat, serta mampu mencegah penyebaran wabah PMK secara dini. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga stabilitas sektor peternakan dan kesejahteraan warga.

Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta penuh semangat kebersamaan antara Babinsa dan masyarakat dalam menjaga ketahanan wilayah dari ancaman penyakit hewan menular.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *