Nganjuk (02/05/2026) — Dalam upaya mencegah serta memutus rantai penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Desa Girirejo Koramil 0810/02 Bagor, Sertu Yudianto, bersinergi dengan Dinas Kesehatan Kecamatan Bagor serta Pemerintah Desa Girirejo melaksanakan kegiatan fogging (pengasapan) di wilayah Desa Girirejo, Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan fogging ini dilaksanakan sebagai langkah cepat dan tanggap terhadap adanya laporan kasus DBD yang terjadi di wilayah tersebut. Kehadiran aparat TNI bersama instansi terkait menjadi bentuk nyata kepedulian terhadap kesehatan masyarakat serta upaya preventif dalam menekan penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes aegypti.
Pelaksanaan fogging difokuskan pada area-area yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti lingkungan pemukiman warga, selokan, tempat penampungan air, serta lokasi-lokasi lembap yang rawan menjadi sarang jentik nyamuk. Kegiatan ini dilakukan secara menyeluruh guna memastikan efektivitas dalam membasmi nyamuk dewasa penyebab DBD.
Di sela kegiatan, Sertu Yudianto menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap keselamatan dan kesehatan masyarakat di wilayah binaan.
“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman sekaligus membantu mengatasi permasalahan yang ada, termasuk di bidang kesehatan. Fogging ini merupakan langkah awal, namun yang lebih penting adalah kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat melalui gerakan 3M Plus, yaitu menguras, menutup, mendaur ulang, serta mencegah gigitan nyamuk,” ungkapnya.
Sementara itu, perwakilan dari Dinas Kesehatan Kecamatan Bagor turut memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya pemberantasan sarang nyamuk (PSN) secara mandiri. Dijelaskan bahwa fogging hanya efektif membunuh nyamuk dewasa, sedangkan jentik nyamuk harus diberantas melalui upaya rutin yang dilakukan oleh setiap rumah tangga.
“Kami mengimbau kepada seluruh warga agar tidak hanya mengandalkan fogging. Pencegahan utama tetap berada pada kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan melakukan PSN 3M Plus secara berkala,” jelasnya.
Kepala Desa Girirejo juga menyampaikan apresiasi atas sinergi yang terjalin antara Babinsa, Dinas Kesehatan, serta masyarakat dalam menangani permasalahan DBD di wilayahnya. Menurutnya, kerja sama yang solid ini sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan terbebas dari penyakit.
“Kami mengucapkan terima kasih atas respon cepat dari Babinsa dan Dinas Kesehatan. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan sehingga kasus DBD dapat ditekan,” ujarnya.
Kegiatan fogging berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar serta mendapatkan sambutan positif dari warga setempat. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan ini semakin memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta menunjukkan bahwa TNI tidak hanya berperan dalam bidang pertahanan, tetapi juga aktif dalam mendukung program kesehatan masyarakat.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan, memberikan penekanan kepada seluruh jajaran Babinsa agar terus aktif dan responsif terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat di wilayah binaan, termasuk dalam hal pencegahan penyakit menular.
“Saya mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 0810/02 Bagor dalam membantu penanganan DBD di wilayahnya. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat dalam memberikan solusi atas setiap permasalahan yang ada,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menjaga kesehatan lingkungan.
“Kami berharap kegiatan seperti ini terus ditingkatkan, tidak hanya bersifat reaktif tetapi juga preventif melalui edukasi kepada masyarakat. Peran aktif Babinsa sangat dibutuhkan dalam menggerakkan kesadaran warga untuk hidup bersih dan sehat,” tambahnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan fogging ini, diharapkan penyebaran penyakit DBD di Desa Girirejo dapat ditekan serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama.




















