Nganjuk – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional serta percepatan masa tanam, Babinsa Desa Kuncir Koramil 0810/18 Ngetos, Sertu Isyak, melaksanakan pendampingan kepada petani dalam kegiatan penanaman bibit padi di lahan milik Bapak Koirun, Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan pendampingan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam membantu masyarakat, khususnya petani, guna meningkatkan produktivitas pertanian serta mendukung tercapainya swasembada pangan di wilayah Kabupaten Nganjuk.
Dalam pelaksanaannya, Sertu Isyak turun langsung ke sawah bersama para petani, membantu proses penanaman bibit padi. Kehadiran Babinsa di tengah aktivitas pertanian ini memberikan semangat dan motivasi tersendiri bagi para petani dalam mengolah lahan mereka.
Selain membantu penanaman, Babinsa juga turut mendampingi petani sejak tahap pengolahan lahan, penyiapan bibit, hingga nantinya memasuki masa panen. Hal ini dilakukan sebagai bentuk dukungan berkelanjutan terhadap program pertanian yang dicanangkan pemerintah.
Sertu Isyak menyampaikan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk mempercepat masa tanam sekaligus meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Kami hadir untuk membantu petani dalam setiap tahapan kegiatan pertanian. Dengan pendampingan ini, diharapkan proses tanam dapat berjalan lebih cepat dan hasil panen bisa maksimal,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa dalam kegiatan tersebut, para petani tetap mengikuti arahan dan penyuluhan dari dinas pertanian setempat agar metode penanaman yang dilakukan sesuai dengan standar yang dianjurkan.
Kehadiran Babinsa disambut baik oleh para petani yang merasa terbantu dan lebih bersemangat dalam bekerja. Semangat gotong royong yang terjalin antara TNI dan petani menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam mendukung program ketahanan pangan.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan, memberikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam mendampingi petani di wilayah binaan.
“Kegiatan pendampingan ini merupakan wujud nyata komitmen TNI dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Saya mengapresiasi Babinsa yang selalu hadir di tengah petani dan membantu secara langsung di lapangan,” tegas Dandim.
Dandim juga menekankan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan petani dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat.
“Dengan kerja sama yang baik, saya yakin kita dapat meningkatkan hasil produksi pertanian dan mewujudkan kemandirian pangan di daerah,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para petani semakin termotivasi dalam mengelola lahan pertanian, sehingga mampu meningkatkan hasil panen serta berkontribusi dalam menciptakan swasembada pangan nasional.














