BABINSA KORAMIL 0810/10 TANJUNGANOM DAMPINGI VAKSINASI PMK HEWAN TERNAK, DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

banner 468x60

Nganjuk – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mencegah penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) pada hewan ternak, Babinsa Desa Sonobekel Koramil 0810/10 Tanjunganom, Serka Purnomo, melaksanakan pendampingan kegiatan vaksinasi PMK secara berkala di wilayah binaannya, tepatnya di Desa Sonobekel, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif yang terus digencarkan oleh pemerintah bersama TNI AD melalui aparat kewilayahan guna memastikan kesehatan hewan ternak milik warga tetap terjaga. Hal tersebut penting mengingat sektor peternakan menjadi salah satu penopang utama perekonomian masyarakat pedesaan serta berkontribusi terhadap stabilitas ketahanan pangan nasional.

banner 336x280

Dalam pelaksanaannya, Tim Pencegahan Wabah PMK Kecamatan Tanjunganom bersama Babinsa turun langsung ke lapangan dengan metode door to door, mendatangi warga pemilik ternak dari dusun ke dusun. Selain melakukan vaksinasi, tim juga memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya vaksinasi serta langkah-langkah pencegahan penyebaran PMK.

Pendekatan humanis dilakukan dengan menjelaskan secara rinci maksud dan tujuan kegiatan tersebut agar masyarakat memahami manfaat vaksinasi dan tidak terjadi kesalahpahaman. Dengan komunikasi yang baik, warga terlihat antusias dan kooperatif dalam mendukung program tersebut.

Serka Purnomo menyampaikan bahwa kegiatan vaksinasi PMK ini merupakan langkah berkelanjutan yang harus terus dilakukan, meskipun kondisi hewan ternak terlihat sehat.

“Vaksinasi ini sangat penting untuk mencegah penyebaran wabah penyakit pada hewan ternak. Meskipun ternak dalam kondisi sehat, tetap harus diberikan vaksin dan dilakukan pemantauan secara rutin agar tidak muncul gejala penularan penyakit lainnya,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai pengawas dan penghubung antara masyarakat dengan instansi terkait, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 83 ekor hewan ternak milik warga berhasil divaksinasi. Capaian ini menunjukkan sinergi yang baik antara petugas, aparat kewilayahan, dan masyarakat dalam mendukung upaya pencegahan wabah PMK di wilayah Kecamatan Tanjunganom.

Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk, Letkol Arh M. Taufan, memberikan apresiasi atas dedikasi dan peran aktif Babinsa dalam mendukung program pemerintah di bidang peternakan.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi solusi atas setiap permasalahan di wilayah binaannya. Pendampingan vaksinasi PMK ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI AD dalam menjaga ketahanan pangan serta membantu kesejahteraan masyarakat,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menekankan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat harus terus ditingkatkan guna menghadapi berbagai tantangan di sektor pertanian dan peternakan.

“Dengan kerja sama yang baik, kita optimis dapat mencegah penyebaran penyakit pada hewan ternak serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat. Saya berharap kegiatan seperti ini terus dilaksanakan secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan hewan ternak semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan peternakan yang sehat, produktif, dan berdaya saing tinggi.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed