NGANJUK – Rangkaian Latihan Perkemahan Sabtu-Minggu (Persami) Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V Tahun Anggaran 2026 Kabupaten Nganjuk resmi berakhir. Penutupan kegiatan dilaksanakan melalui upacara di SMA Negeri 2 Nganjuk, Jalan Anjuk Ladang, Kelurahan Ploso, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk, Sabtu (29/8/2026).
Upacara penutupan yang berlangsung mulai pukul 11.50 hingga 12.25 WIB tersebut diikuti sekitar 100 peserta Persami KKRI. Kegiatan dipimpin langsung oleh Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh. M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T.
Sejumlah pejabat dan undangan turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Kasdim 0810/Nganjuk Mayor Cpl Ali Imron, Kepala SMA Negeri 1 Nganjuk Drs. Sugiyino, M.Si., Kepala SMA Negeri 2 Nganjuk Drs. Murtoyo, M.Si., Wakasek Kesiswaan SMA Negeri 2 Nganjuk Drs. Sumarji, M.Si., para perwira staf, jajaran Danramil 0810/Nganjuk, pembina dan pelatih, guru pendamping, para peserta kadet serta wali murid.
Pelaksanaan upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Para peserta yang sebelumnya mengikuti berbagai rangkaian kegiatan Persami tampak berdiri tertib mengikuti seluruh prosesi penutupan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan persiapan pasukan dan masuknya pimpinan upacara. Selanjutnya dilaksanakan penghormatan pasukan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, penyampaian amanat, hingga prosesi penanggalan tanda peserta sebagai simbol berakhirnya pelaksanaan Latihan Persami KKRI Gelombang V Tahun Anggaran 2026.
Dalam amanatnya, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh. M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dari awal hingga akhir dengan penuh semangat dan kedisiplinan.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada seluruh panitia, pembina, pelatih, guru pendamping, pihak sekolah, orang tua maupun seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan Persami KKRI dapat terlaksana dengan baik.
Menurut Dandim, berakhirnya kegiatan Persami bukan berarti berakhir pula proses pembelajaran yang telah diperoleh para peserta. Justru, berbagai pengalaman selama mengikuti latihan harus mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga maupun masyarakat.
“Apa yang kalian dapatkan selama mengikuti kegiatan ini jangan hanya berhenti di tempat latihan. Terapkan nilai disiplin, tanggung jawab, kebersamaan dan kepemimpinan dalam kehidupan sehari-hari,” pesan Dandim.
Ia menjelaskan, kegiatan KKRI memiliki nilai penting dalam proses pembentukan karakter generasi muda. Melalui berbagai aktivitas yang dilaksanakan selama Persami, para peserta dilatih untuk memiliki sikap disiplin, mampu bekerja sama, menghargai sesama, berani mengambil keputusan serta bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.
Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan di kalangan pelajar. Generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menentukan masa depan bangsa, sehingga sejak dini perlu dibekali dengan karakter, wawasan kebangsaan dan rasa tanggung jawab.
“Kalian adalah generasi penerus bangsa. Karena itu, teruslah belajar, tingkatkan kemampuan dan jangan mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan. Jadikan setiap tantangan sebagai pengalaman untuk menjadi pribadi yang lebih baik,” tegasnya.
Dandim juga berpesan agar para kadet tidak hanya memiliki kemampuan secara akademis, tetapi juga mempunyai karakter yang kuat. Menurutnya, kecerdasan harus berjalan seiring dengan kedisiplinan, etika, kepedulian terhadap lingkungan serta kemampuan bekerja sama dengan orang lain.
PENANGGALAN TANDA PESERTA JADI MOMEN BERKESAN
Salah satu rangkaian yang menjadi perhatian dalam upacara penutupan adalah prosesi penanggalan tanda peserta oleh Dandim 0810/Nganjuk kepada perwakilan peserta.
Prosesi tersebut menjadi simbol bahwa seluruh rangkaian Latihan Persami KKRI Gelombang V TA 2026 telah selesai dilaksanakan. Namun demikian, tanda peserta yang dilepas bukan berarti menghapus nilai dan pengalaman yang telah diperoleh selama mengikuti kegiatan.
Bagi para kadet, kegiatan Persami menjadi pengalaman tersendiri untuk belajar mengenai kedisiplinan, kebersamaan dan kepemimpinan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk berinteraksi dengan peserta lainnya, membangun kekompakan serta belajar menyelesaikan berbagai kegiatan secara bersama-sama.
Dandim berharap pengalaman selama Persami dapat menjadi bekal positif bagi para peserta dalam menghadapi tantangan pendidikan maupun kehidupan di masa mendatang.
“Pertahankan semangat kebersamaan yang sudah terbentuk. Jadilah generasi muda yang disiplin, tangguh, memiliki karakter, berprestasi dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan serta bangsa dan negara,” ungkapnya.
KKRI SEBAGAI WADAH PEMBENTUKAN KARAKTER
Pelaksanaan Latihan Persami KKRI Gelombang V Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu bentuk kegiatan pembinaan generasi muda yang diarahkan untuk membangun karakter dan kepribadian pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta tidak hanya mendapatkan pengalaman dalam mengikuti kegiatan secara berkelompok, tetapi juga belajar mengenai pentingnya kepemimpinan, kedisiplinan, kepatuhan terhadap aturan, rasa tanggung jawab dan kepedulian terhadap sesama.
Keterlibatan unsur TNI, sekolah, pembina serta orang tua juga menjadi bagian penting dalam memberikan pendampingan kepada generasi muda. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pembinaan yang positif sehingga para pelajar dapat berkembang menjadi generasi yang memiliki mental kuat dan wawasan luas.
Sementara itu, dukungan dari pihak sekolah dan para orang tua mendapat apresiasi karena telah memberikan kesempatan sekaligus motivasi kepada para peserta untuk mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Setelah amanat dan prosesi penanggalan tanda peserta selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan doa, laporan perwira tertua, penghormatan pasukan dan pimpinan upacara meninggalkan tempat upacara.
Seluruh rangkaian Upacara Penutupan Latihan Persami Korps Kadet Republik Indonesia (KKRI) Gelombang V TA 2026 Kabupaten Nganjuk berlangsung dengan tertib, aman dan lancar.
Dengan berakhirnya kegiatan tersebut, para peserta diharapkan mampu membawa pulang bukan hanya pengalaman selama mengikuti Persami, tetapi juga nilai-nilai positif yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Disiplin dalam tindakan, tangguh menghadapi tantangan, kuat dalam kebersamaan, dan berkarakter sebagai generasi penerus bangsa.
















