NGANJUK – Dalam rangka menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif, Polres Nganjuk menggelar Apel Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah pada Rabu (4/11/2026), bertempat di Lapangan Mapolres Nganjuk, Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Ringinanom, Kecamatan/Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan apel yang dimulai pukul 09.45 WIB tersebut diikuti sekitar 300 peserta dari berbagai unsur, dengan Wakil Bupati Nganjuk, Trihandy Cahyo Saputro, S.T., bertindak selaku pimpinan apel.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahjono, S.Sos., Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kabupaten Nganjuk H. Farid Wajdi, S.Ag., M.M., Kadinsos Kabupaten Nganjuk Haris Sujatmiko, S.Pd., M.Si., serta Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Nganjuk Ardiyanto, S.Pd., M.M.
Hadir pula Wakapolres Nganjuk Kompol Didid Wahyu Agustyawan, S.H., para pejabat utama Polres Nganjuk, jajaran Kapolsek, Bhabinkamtibmas, kepala sekolah dan guru BK se-Kabupaten Nganjuk, perwakilan siswa-siswi, serta tamu undangan lainnya.
Dalam amanatnya, Wakil Bupati Nganjuk menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada jajaran Polres Nganjuk atas terselenggaranya kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian serta langkah nyata dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, tertib, dan kondusif.
Disampaikan bahwa Program Polisi Jogo Sekolah merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di lingkungan pendidikan, di antaranya perundungan (bullying), kekerasan antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, serta kenakalan remaja.
Melalui Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah, diharapkan upaya pencegahan dapat dilaksanakan sejak dini melalui pendekatan edukatif, pembinaan, deteksi dini, serta memperkuat sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Lebih lanjut ditegaskan bahwa sekolah bukan sekadar tempat untuk menimba ilmu, melainkan juga menjadi tempat pembentukan karakter, kedisiplinan, moral, dan kepribadian generasi muda. Oleh karena itu, keamanan dan kenyamanan lingkungan sekolah merupakan tanggung jawab bersama.
Sebagai bentuk komitmen pelaksanaan program, kegiatan apel juga diisi dengan penyematan Ban Jogo Sekolah kepada perwakilan sebagai simbol kesiapan dan tanggung jawab dalam mendukung pelaksanaan tugas Satgas Polisi Jogo Sekolah.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T. turut hadir sebagai wujud dukungan TNI terhadap sinergitas lintas sektoral dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan.
Melalui kegiatan ini diharapkan terbangun koordinasi dan kerja sama yang semakin solid antara TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga pendidik, orang tua, serta seluruh elemen masyarakat dalam melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif dan potensi gangguan keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa TNI sangat mendukung pelaksanaan Program Polisi Jogo Sekolah sebagai langkah positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pendidikan.
Menurutnya, upaya pencegahan terhadap perundungan (bullying), kekerasan antarpelajar, penyalahgunaan narkoba, serta kenakalan remaja harus menjadi perhatian bersama. Diperlukan kepedulian, pengawasan, dan pembinaan secara berkelanjutan dari seluruh pihak, baik TNI-Polri, pemerintah daerah, pihak sekolah, orang tua maupun masyarakat.
“Lingkungan sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi para siswa untuk belajar, mengembangkan potensi, serta membentuk karakter dan kedisiplinan. Jangan sampai anak-anak kita merasa takut atau tidak nyaman saat berada di sekolah akibat adanya perundungan maupun tindakan kekerasan,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Dandim berharap melalui Satgas Pre-Emptive Strike Polisi Jogo Sekolah dapat terbangun sinergitas dan komunikasi yang baik antara aparat keamanan dengan pihak sekolah, sehingga setiap potensi permasalahan dapat dideteksi dan dicegah sedini mungkin.
Dandim juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga generasi muda agar tumbuh menjadi generasi yang berkarakter, berprestasi, disiplin, serta memiliki rasa tanggung jawab terhadap masa depan bangsa.
Kegiatan apel berakhir pada pukul 10.15 WIB. Selama pelaksanaan kegiatan berlangsung dalam keadaan tertib, aman, dan lancar.




















