TNI AD Terus Berupaya Hadir di Tengah Kesulitan Warga, Sumur di Tempuran Capai Kedalaman 12 Meter

Nganjuk – Upaya TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat mendapatkan air bersih terus dilakukan di wilayah Kabupaten Nganjuk. Salah satunya melalui pembangunan sumur gali untuk warga di Dusun Semanding, Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu.

Pembangunan sumur tersebut berada di Titik 1, rumah Bapak Samsi, Dusun Semanding, Desa Tempuran, RT 007/RW 002. Hingga saat ini, proses pengerjaan telah mencapai kedalaman 12 meter dengan diameter sumur 100 sentimeter.

Dalam pengerjaannya, personel TNI bersama masyarakat melaksanakan pekerjaan secara gotong royong. Untuk memperkuat konstruksi sumur, telah dilakukan pemasangan besdeker sebanyak 9 buah.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari kepedulian TNI AD terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama ketersediaan air bersih di wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber air pada musim kemarau.

Keberadaan sumur ini diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi warga sekitar. Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, pembangunan sumber air tersebut juga menjadi wujud nyata semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat.

Dandim: TNI Harus Hadir Memberikan Solusi bagi Kesulitan Masyarakat

Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa pembangunan sumur tersebut merupakan bentuk kepedulian dan komitmen TNI dalam membantu masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan air bersih.

“TNI akan selalu berupaya hadir di tengah masyarakat dan membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga. Pembangunan sumur ini merupakan salah satu bentuk kepedulian kita terhadap kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Dandim.

Menurutnya, proses pembangunan sumur tidak hanya mengandalkan peran personel TNI, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi masyarakat. Semangat gotong royong menjadi kekuatan utama agar pembangunan dapat berjalan dengan baik.

“Kita berharap sumur ini nantinya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Kami juga mengajak warga untuk bersama-sama menjaga dan merawat sumber air yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Dandim menegaskan, kehadiran Babinsa dan jajaran Kodim 0810/Nganjuk di tengah masyarakat merupakan bagian dari tugas kewilayahan TNI AD untuk terus membangun komunikasi, membantu masyarakat serta mendorong semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai persoalan di wilayah.

Dengan tercapainya kedalaman 12 meter, pembangunan sumur di rumah Bapak Samsi tersebut terus dilanjutkan sesuai kebutuhan konstruksi, dengan harapan dapat menghasilkan sumber air yang memadai dan memberikan manfaat bagi masyarakat Dusun Semanding, Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu.