NGANJUK – Suasana penuh syukur dan kebersamaan mewarnai kegiatan Tasyakuran Panen Bawang Merah dan Padi serta Temu Warga Himpunan Petani Pemakai Air (HIPPA) se-Daerah Irigasi Bening yang digelar di Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP), Desa Sidokare, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (15/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.30 hingga 11.15 WIB tersebut diikuti sekitar 150 peserta. Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.M., M.B.A., Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk Ida Shobihatin, A.P., M.M., Camat Rejoso Teguh Ovi Andriyanto, S.I.P., Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto, Kapolsek Rejoso AKP Roni Andreas Suharto, S.H., Koordinator Dinas Pertanian Kecamatan Rejoso Sutarno, para Kepala Desa se-Kecamatan Rejoso, anggota HIPPA pengguna irigasi Bening, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Desa Sidokare serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan kedatangan Bupati Nganjuk beserta rombongan di lokasi KDKMP Desa Sidokare. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan panen bawang merah secara simbolis dan foto bersama.
Perwakilan warga HIPPA, Suprapto, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Bupati Nganjuk yang berkenan hadir secara langsung untuk menyaksikan panen bawang merah sekaligus bertemu dengan para petani pengguna Daerah Irigasi Bening.
Dalam sambutannya, Bupati Nganjuk Marhen Djumadi mengajak seluruh masyarakat, khususnya para petani, untuk senantiasa mensyukuri hasil panen yang telah diperoleh.
“Puji syukur kehadirat Allah SWT, pada kesempatan kali ini kita dapat bertatap muka dalam suasana gembira, yaitu panen raya bawang merah di Desa Sidokare, Kecamatan Rejoso, dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya.
Bupati juga menyampaikan bahwa hasil panen yang diperoleh saat ini patut disyukuri. Menurutnya, kondisi harga bawang merah yang masih cukup tinggi diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan para petani.
“Patut kita syukuri pada bulan ini kita sudah panen raya di Desa Sidokare. Harga masih tinggi, sehingga secara otomatis kesejahteraan para petani akan meningkat,” kata Marhen.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa Kabupaten Nganjuk memiliki posisi penting sebagai salah satu sentra bawang merah nasional. Potensi pertanian tersebut diharapkan terus berkembang dan membawa nama Kabupaten Nganjuk semakin dikenal melalui berbagai capaian positif di sektor pertanian.
“Nganjuk merupakan sentra bawang merah nasional. Semoga Nganjuk semakin terkenal dalam hal-hal yang baik. Dalam waktu dekat Nganjuk juga akan dijadikan salah satu proyek sentral tanaman palawija,” tambahnya.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah dan hiburan bersama. Pertemuan tersebut juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah, petani, serta anggota HIPPA dalam mendukung pengelolaan dan pemanfaatan jaringan irigasi bagi keberlanjutan sektor pertanian.
Dengan terlaksananya kegiatan tersebut, diharapkan sinergi antara pemerintah, petani, HIPPA, serta seluruh pihak terkait semakin kuat dalam menjaga produktivitas pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar.
