NGANJUK – Kodim 0810/Nganjuk menggelar upacara dan tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara Nasional Indonesia (TNI) Tahun 2026, Senin (5/10/2026), bertempat di Lapangan Asrama Kodim 0810/Nganjuk, Jalan Anjuk Ladang, Dusun Bedingin, Desa Sukorejo, Kecamatan Loceret, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan dengan mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur.” Upacara tersebut diikuti sekitar 500 peserta yang terdiri dari prajurit Kodim 0810/Nganjuk, personel Yonif TP 933/Macan Wilis, PNS Kodim, serta unsur lainnya.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., dengan Komandan Upacara Kapten Inf Hadi K selaku Danramil 0810/01 Nganjuk dan Perwira Upacara Kapten Cke Doni Susanto selaku Pasipers Kodim 0810/Nganjuk.
Sejumlah unsur Forkopimda Kabupaten Nganjuk turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Bupati Nganjuk Dr. Drs. H. Marhaen Djumadi, A.Md., S.E., S.H., M.H., M.B.A., Wakil Bupati Trihandy Cahyo Saputro, S.T., Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan, S.H., S.I.K., M.I.K., Kajari Kabupaten Nganjuk Dr. Dino Kriesmiardi, S.H., M.H., Ketua DPRD Kabupaten Nganjuk Tatit Heru Tjahyono, S.Sos., serta jajaran Forkopimda dan undangan lainnya.
Dalam amanat Panglima TNI yang dibacakan oleh Dandim 0810/Nganjuk, disampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh prajurit serta ASN TNI atas dedikasi, loyalitas, kerja keras dan pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara.
Panglima TNI juga menegaskan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat kepada TNI merupakan hasil dari pengabdian yang selama ini diberikan. Kepercayaan tersebut sekaligus menjadi kehormatan dan amanah yang harus terus dijaga oleh seluruh prajurit TNI.
Momentum HUT ke-81 TNI juga menjadi tonggak untuk semakin memperteguh tekad dalam menjaga persatuan, menegakkan kedaulatan serta melindungi kekayaan Nusantara sebagai modal utama dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil dan makmur.
Dalam amanat tersebut, seluruh prajurit dan ASN TNI juga ditekankan untuk menjadikan PRIMA sebagai budaya pengabdian, yakni Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif.
Nilai Profesional diwujudkan dengan penguasaan tugas dan tanggung jawab, peningkatan kompetensi serta pelaksanaan tugas yang taat hukum dan penuh integritas. Responsif berarti peka terhadap perubahan dan mampu bertindak cepat, tepat serta terukur ketika negara dan rakyat membutuhkan.
Sementara Integratif diwujudkan melalui sinergi dengan seluruh komponen bangsa. Modern berarti mampu menguasai serta memanfaatkan alat peralatan pertahanan dan teknologi secara optimal. Sedangkan Adaptif diwujudkan dengan menjadikan setiap penugasan dan pengalaman sebagai bahan pembelajaran, pengembangan inovasi serta penyesuaian kemampuan.
Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan pelepasan sejumlah anggota Kodim 0810/Nganjuk yang pindah satuan maupun memasuki masa pensiun. Tiga anggota yang dilepas yakni Kapten Cba Yuswanto, Letda Inf Iin Japar Sodik dan Kapten Arh Wahyu Dwi Atmoko.
Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tasyakuran HUT ke-81 TNI yang dihadiri Forkopimda Kabupaten Nganjuk. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Nganjuk menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada TNI sekaligus memberikan apresiasi atas dedikasi, disiplin dan pengabdian prajurit TNI, khususnya Kodim 0810/Nganjuk dan Yonif TP 933/Macan Wilis.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Nganjuk dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-81 kepada TNI. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh prajurit TNI yang telah menunjukkan dedikasi, disiplin dan pengabdian luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Nganjuk,” ungkap Bupati.
Menurutnya, sinergi antara TNI, Polri dan Pemerintah Daerah selama ini menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas wilayah. TNI tidak hanya berperan sebagai penjaga pertahanan negara, tetapi juga senantiasa hadir di tengah masyarakat sebagai pelindung dan pengayom.
Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat rasa cinta tanah air, semangat kebersamaan dan persatuan bangsa, sekaligus mendukung TNI agar senantiasa menjadi kebanggaan rakyat dan benteng kokoh Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Rangkaian tasyakuran kemudian diisi dengan doa bersama, pemotongan tumpeng oleh Dandim 0810/Nganjuk, foto bersama serta pemberian santunan sebagai bentuk rasa syukur dan kepedulian.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T. dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada Forkopimda Kabupaten Nganjuk yang telah hadir dan memberikan apresiasi terhadap jajaran TNI.
“Kehadiran dan dukungan rekan-rekan Forkopimda sekalian merupakan wujud nyata kebersamaan kita dalam menjaga stabilitas wilayah, keamanan dan kedamaian masyarakat,” ujar Dandim.
Ia berharap sinergi dan soliditas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat dapat terus terjaga dan semakin kuat.
“Semoga sinergi dan soliditas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat bisa terjaga kuat demi keutuhan NKRI serta kemajuan pembangunan di wilayah Kabupaten Nganjuk,” lanjutnya.
Peringatan HUT ke-81 TNI di Kodim 0810/Nganjuk dilaksanakan secara sederhana dan lebih bersifat internal, dengan melibatkan prajurit Kodim 0810/Nganjuk dan Yonif TP 933/Macan Wilis. Meskipun dikemas secara sederhana, kegiatan tetap berlangsung khidmat tanpa mengurangi makna dan esensi peringatan hari lahir TNI.
Sementara itu, pelaksanaan tasyakuran menjadi momentum untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antara jajaran TNI dengan Forkopimda serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat Adil dan Makmur” menjadi penegasan bahwa kekuatan TNI tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan bersama rakyat.
Melalui momentum HUT ke-81 TNI, Kodim 0810/Nganjuk berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, menjaga keamanan dan stabilitas wilayah, memperkuat kemanunggalan TNI-rakyat, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan upacara dan tasyakuran berlangsung dengan tertib, aman dan lancar, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat pengabdian prajurit dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia


















