Perkuat Kemanunggalan TNI dan Rakyat, Anggota Koramil 0810/15 Rejoso Bersama Warga Gotong Royong Pengecoran Abutmen Jembatan Garuda di Desa Klagen

 

Nganjuk – Dalam rangka mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah binaan, anggota Koramil 0810/15 Rejoso bersama masyarakat melaksanakan kerja bakti pengecoran Abutmen Jembatan Garuda di Desa Klagen, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk. Selasa (13/10/2026)

Kegiatan kerja bakti tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan di wilayah serta upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui semangat gotong royong, anggota TNI dan masyarakat bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan pengecoran abutmen yang menjadi salah satu bagian penting dalam konstruksi jembatan.

Sejak kegiatan dimulai, anggota Koramil bersama warga tampak kompak dan penuh semangat dalam melaksanakan pekerjaan. Mereka saling bekerja sama, mulai dari menyiapkan material, mengatur adukan beton, hingga membantu proses pengecoran agar pekerjaan dapat berjalan dengan tertib dan lancar.

Suasana kebersamaan dan kekeluargaan terlihat selama kegiatan berlangsung. Tanpa mengenal lelah, anggota TNI dan masyarakat bekerja bersama demi mendukung kelancaran pembangunan Jembatan Garuda yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Pengecoran abutmen menjadi salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan karena bagian tersebut berfungsi sebagai struktur penopang ujung jembatan sekaligus menahan beban konstruksi. Oleh karena itu, pengerjaannya perlu dilakukan dengan baik sesuai dengan perencanaan dan ketentuan teknis yang telah ditetapkan.

Melalui keterlibatan langsung dalam kegiatan tersebut, anggota Koramil 0810/15 Rejoso menunjukkan komitmen untuk senantiasa hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, tetapi juga mendukung pembangunan yang bermanfaat bagi kepentingan bersama.

Di sela-sela kegiatan, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menyampaikan bahwa kerja bakti merupakan tradisi luhur bangsa Indonesia yang perlu terus dipelihara. Semangat gotong royong menjadi modal penting dalam menyelesaikan berbagai pekerjaan sekaligus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan Jembatan Garuda tidak hanya berkaitan dengan penyediaan infrastruktur, tetapi juga mencerminkan kebersamaan dan kepedulian seluruh elemen masyarakat dalam membangun desa.

“Melalui kegiatan kerja bakti ini, kami berharap semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat terus terjaga. Dengan bekerja bersama, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan. Kami juga berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar sehingga nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya….

Masyarakat Desa Klagen menyambut baik keterlibatan anggota Koramil dalam kegiatan tersebut. Kehadiran TNI di tengah masyarakat dinilai memberikan motivasi tersendiri bagi warga untuk terus berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan di desa.

Selain membantu mempercepat proses pekerjaan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi serta menumbuhkan rasa saling peduli antara anggota TNI dan warga masyarakat.

Warga berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat diselesaikan sesuai rencana sehingga keberadaannya kelak mampu menunjang aktivitas masyarakat, khususnya dalam mendukung kelancaran mobilitas dan kegiatan perekonomian warga.

Melalui kegiatan kerja bakti ini, Koramil 0810/15 Rejoso terus mendorong tumbuhnya semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan wilayah.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata, kebersamaan, dan pengabdian untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.