Ngluyu, Nganjuk – Pembangunan Masjid Al Husayn yang berada di Dukuh Bogorjo, Dusun Cabean, Desa Sugihwaras, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga saat ini, progres pembangunan telah mencapai 56,7 persen.
Pembangunan rumah ibadah tersebut menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian dan kebersamaan antara TNI dengan masyarakat dalam membantu mewujudkan fasilitas keagamaan yang menjadi harapan warga setempat.
Dalam proses pengerjaannya, personel TNI bersama masyarakat turut terlibat langsung dalam berbagai tahapan pembangunan. Semangat gotong royong terlihat dari kebersamaan di lokasi, mulai dari menyiapkan material, mengaduk campuran bahan bangunan hingga membantu pekerjaan konstruksi sesuai kebutuhan di lapangan.
Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi Babinsa untuk semakin dekat dengan masyarakat di wilayah binaannya. Kehadiran Babinsa tidak hanya dalam kegiatan pembinaan teritorial, tetapi juga diwujudkan melalui kepedulian terhadap berbagai kebutuhan masyarakat, termasuk pembangunan sarana ibadah.
Pelaksana lapangan, Bapak Untung, terus mengoordinasikan proses pengerjaan bersama pihak-pihak yang terlibat agar pembangunan dapat berjalan secara bertahap, tertib dan sesuai dengan kondisi di lapangan.
Progres sebesar 56,7 persen menunjukkan bahwa pembangunan Masjid Al Husayn terus mengalami kemajuan. Meskipun masih membutuhkan proses hingga tahap penyelesaian, semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat menjadi modal penting untuk mempercepat terwujudnya masjid yang nantinya dapat dimanfaatkan sebagai tempat ibadah sekaligus pusat kegiatan keagamaan masyarakat.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T., menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan fasilitas masyarakat merupakan bagian dari upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Kami akan terus mendorong semangat gotong royong bersama masyarakat. Pembangunan Masjid Al Husayn ini bukan hanya membangun sebuah bangunan, tetapi juga menjadi bagian dari upaya bersama untuk mewujudkan harapan masyarakat serta mempererat hubungan antara TNI dan rakyat,” ungkapnya.
Menurutnya, semangat kebersamaan harus terus dipelihara karena pembangunan fasilitas umum maupun fasilitas ibadah akan lebih mudah diwujudkan apabila dikerjakan secara bersama-sama.
“Yang terpenting adalah bagaimana seluruh pihak dapat saling membantu dan bekerja sama. Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan pembangunan dapat terus berjalan hingga selesai serta nantinya memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambah Dandim.
Sementara itu, keterlibatan Babinsa di tengah masyarakat juga diharapkan mampu memberikan motivasi kepada warga untuk terus menjaga budaya gotong royong yang selama ini menjadi salah satu kekuatan masyarakat pedesaan.
Pembangunan Masjid Al Husayn dengan progres 56,7 persen tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kebersamaan, kepedulian dan semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan fasilitas yang dibutuhkan warga.
Melalui kegiatan tersebut, Kodim 0810/Nganjuk terus menunjukkan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat, membantu mengatasi kesulitan warga serta memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di wilayah.
