Nganjuk – Kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat terus diwujudkan melalui berbagai program pembinaan teritorial. Salah satunya melalui kegiatan Karya Bakti Skala Besar (KBSB) yang dilaksanakan Kodim 0810/Nganjuk dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah, khususnya program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat yang membutuhkan.
Sebagai bentuk implementasi program tersebut, Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Kodim 0810/Nganjuk, Serda Risa H bersama anggota Koramil, melaksanakan karya bakti membantu proses rehabilitasi rumah milik Bapak Budi Priyono, warga Dusun Kiteran, Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Minggu (12/07/2026).
Kegiatan karya bakti ini merupakan tahapan awal pelaksanaan rehabilitasi rumah yang bertujuan mempersiapkan proses pembangunan agar berjalan dengan aman, tertib, dan sesuai rencana. Sejak pagi hari, Babinsa bersama anggota Koramil, pemerintah desa, dan warga setempat bergotong royong mengerjakan berbagai pekerjaan, mulai dari pembongkaran bagian rumah yang sudah tidak layak, pembersihan lokasi, hingga penyiapan material bangunan.
Kehadiran Babinsa di tengah masyarakat menjadi bukti nyata komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi masyarakat. Selain memberikan tenaga, Babinsa juga membangun semangat kebersamaan sehingga pekerjaan dapat diselesaikan secara efektif melalui budaya gotong royong yang telah menjadi ciri khas masyarakat Indonesia.
Serda Risa H mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam program RTLH merupakan bagian dari tugas Pembinaan Teritorial (Binter) yang bertujuan memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat serta membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Program rehabilitasi rumah ini merupakan bentuk kepedulian TNI kepada masyarakat. Kami ingin memastikan warga yang membutuhkan dapat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, aman, sehat, dan nyaman untuk dihuni bersama keluarganya. Kehadiran kami juga sebagai wujud nyata pengabdian TNI AD kepada rakyat,” ungkap Serda Risa H.
Ia menambahkan bahwa semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi modal utama dalam mempercepat penyelesaian pembangunan rumah. Melalui kerja sama yang baik antara TNI, pemerintah desa, dan warga, diharapkan seluruh tahapan rehabilitasi dapat selesai sesuai target sehingga rumah tersebut segera dapat ditempati.
Menurutnya, kegiatan seperti ini tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik semata, tetapi juga menjadi sarana mempererat komunikasi sosial antara Babinsa dengan masyarakat. Dengan terjalinnya hubungan yang harmonis, berbagai persoalan di wilayah dapat diselesaikan secara bersama-sama melalui semangat kebersamaan.
Sementara itu, pemilik rumah, Bapak Budi Priyono, mengaku sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan oleh Babinsa bersama seluruh warga. Ia menyampaikan rasa terima kasih kepada TNI AD yang telah memberikan perhatian dan kepedulian terhadap kondisi rumah yang selama ini ditempatinya bersama keluarga.
“Alhamdulillah, saya sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa, anggota Koramil, dan seluruh warga yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami dan menjadi harapan untuk memiliki tempat tinggal yang lebih layak serta nyaman,” tuturnya.
Antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan karya bakti juga menunjukkan bahwa budaya gotong royong masih terpelihara dengan baik. Sinergi antara TNI dan masyarakat menjadi kekuatan penting dalam mendukung pembangunan di wilayah sekaligus memperkuat rasa persaudaraan dan kebersamaan.
Secara terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T. menyampaikan bahwa Program Karya Bakti Skala Besar merupakan salah satu bentuk nyata pengabdian TNI AD dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan hunian yang layak.
Menurut Dandim, keberadaan Babinsa di lapangan harus mampu memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat, baik melalui pendampingan, karya bakti, maupun berbagai kegiatan sosial lainnya yang menyentuh kebutuhan warga.
“Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni ini merupakan bagian dari komitmen TNI AD untuk selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Saya mengapresiasi semangat Babinsa, anggota Koramil, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat yang bergotong royong menyukseskan program ini. Semoga rumah yang sedang direhabilitasi dapat segera selesai sehingga memberikan kenyamanan dan meningkatkan kualitas hidup keluarga penerima manfaat,” ujar Letkol Arh M. Taufan Yudha Bhakti, S.I.P., S.T.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa Kodim 0810/Nganjuk akan terus mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan semangat gotong royong tetap terpelihara sebagai kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di Kabupaten Nganjuk.
Dengan adanya kegiatan Karya Bakti Skala Besar melalui program RTLH ini, diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima bantuan sekaligus memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat sebagai fondasi utama dalam menjaga persatuan, meningkatkan kesejahteraan, dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional dari tingkat desa.
