Nganjuk – Wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat kembali terlihat melalui kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan Babinsa Desa Jatirejo Koramil 0810/15 Rejoso, Serka Reboanto, bersama masyarakat dalam proses pengecoran pondasi Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Selasa (16/06/2026).
Kegiatan kerja bakti tersebut dilaksanakan secara gotong royong dengan melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, mandor pembangunan, serta warga setempat. Sejak pagi hari, seluruh peserta tampak antusias bekerja bersama-sama melaksanakan pengecoran pondasi yang merupakan salah satu tahapan penting dalam pembangunan jembatan.
Pembangunan Jembatan Merah Putih ini diharapkan mampu menjadi sarana vital yang memperlancar akses transportasi masyarakat, mempermudah mobilitas hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi warga di wilayah Desa Jatirejo dan sekitarnya. Dengan adanya jembatan yang kokoh dan representatif, masyarakat akan lebih mudah dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, baik untuk kepentingan pendidikan, kesehatan, maupun perekonomian.
Di sela-sela kegiatan, Babinsa Desa Jatirejo Serka Reboanto mengatakan bahwa kehadirannya dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap pembangunan di wilayah binaan.
“Melalui kerja bakti ini, kami ingin menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Pembangunan jembatan ini nantinya akan memberikan manfaat besar bagi warga, sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk ikut menyukseskannya,” ujar Serka Reboanto.
Menurutnya, budaya gotong royong merupakan warisan luhur bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Selain mempercepat proses pembangunan, kebersamaan dalam bekerja juga mampu mempererat hubungan antara aparat teritorial dengan masyarakat sehingga tercipta hubungan yang harmonis dan penuh kekeluargaan.
Sementara itu, Bapak Sugeng, selaku Mandor Pembangunan Jembatan Merah Putih, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Babinsa yang selalu aktif mendampingi setiap kegiatan masyarakat.
“Kehadiran Babinsa sangat membantu kami. Selain ikut bekerja secara langsung, beliau juga memberikan motivasi dan semangat kepada warga sehingga pekerjaan dapat berjalan lebih cepat, aman, dan lancar. Semangat gotong royong masyarakat semakin tumbuh dengan adanya pendampingan dari Babinsa,” ungkapnya.
Di tempat terpisah, Danramil 0810/15 Rejoso Kapten Arm Winarto menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam setiap kegiatan kemasyarakatan merupakan implementasi nyata dari tugas pembinaan teritorial yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas TNI AD di wilayah.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat dan menjadi pelopor dalam setiap kegiatan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga. Pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan salah satu sarana yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, sehingga keterlibatan Babinsa menjadi bentuk dukungan nyata TNI terhadap pembangunan desa,” jelasnya.
Kapten Arm Winarto juga berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat Desa Jatirejo dapat terus dipertahankan sebagai modal utama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa dan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di wilayah.
“Pembangunan infrastruktur desa seperti Jembatan Merah Putih memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah warga merupakan bentuk nyata pengabdian TNI AD dalam membantu percepat pembangunan dan mengatasi kesulitan rakyat di sekelilingnya. Saya mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat Desa Jatirejo yang terus terjaga dengan baik,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menambahkan bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Melalui kebersamaan dan semangat gotong royong seperti ini, berbagai program pembangunan dapat terlaksana dengan baik. Kami berharap pembangunan Jembatan Merah Putih dapat segera selesai dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi, distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi desa,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat, proses pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo diharapkan dapat berjalan sesuai rencana dan segera dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai sarana penunjang aktivitas sehari-hari serta peningkatan kesejahteraan warga.




















