BABINSA KORAMIL 0810/20 NGLUYU DAMPINGI PETANI RAWAT TANAMAN BAWANG MERAH, DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

Nganjuk – Sebagai wujud komitmen TNI AD dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Tempuran Koramil 0810/20 Ngluyu, Sertu Supriadi, melaksanakan pendampingan perawatan tanaman bawang merah di wilayah binaannya, tepatnya milik Bapak Sumari, anggota Kelompok Tani (Poktan) Purwo Tani, Dusun Tempuran, Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Selasa (16/06/2026).

Pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang bertujuan membantu masyarakat, khususnya para petani, dalam meningkatkan produktivitas pertanian sebagai salah satu sektor strategis penopang perekonomian dan ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah petani diharapkan mampu memberikan motivasi sekaligus solusi terhadap berbagai kendala yang dihadapi dalam kegiatan pertanian.

Dalam kegiatan tersebut, Sertu Supriadi bersama petani melakukan pemantauan kondisi tanaman bawang merah, pengecekan kesuburan tanaman, perawatan lahan, serta mengamati kemungkinan adanya serangan hama dan penyakit tanaman. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan pertumbuhan bawang merah berjalan optimal sehingga hasil panen nantinya dapat meningkat baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

Menurut Sertu Supriadi, sektor pertanian memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat. Oleh karena itu, Babinsa akan terus hadir mendampingi para petani mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga masa panen.

“Sebagai Babinsa, kami memiliki tanggung jawab untuk mendukung program ketahanan pangan yang menjadi salah satu prioritas pemerintah. Pendampingan kepada petani merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. Kami berharap kehadiran Babinsa dapat memberikan semangat serta membantu petani dalam mengatasi berbagai kendala di lapangan sehingga hasil pertanian semakin meningkat,” ujar Sertu Supriadi.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan pendapatan petani, tetapi juga berkontribusi besar terhadap ketahanan pangan daerah maupun nasional.

Sementara itu, Bapak Sumari selaku anggota Poktan Purwo Tani menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta pendampingan yang diberikan Babinsa kepada para petani di Desa Tempuran.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir mendampingi kami di lahan pertanian. Kehadiran beliau memberikan motivasi dan semangat bagi kami untuk terus mengembangkan usaha tani. Selain membantu memantau kondisi tanaman, Babinsa juga sering memberikan masukan dan solusi apabila terdapat kendala di lapangan,” ungkapnya.

Menurut Sumari, pendampingan yang dilakukan Babinsa memberikan dampak positif bagi kelompok tani karena petani merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk meningkatkan hasil produksi pertanian.

Kegiatan pendampingan pertanian seperti ini merupakan salah satu implementasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui interaksi langsung dengan petani, Babinsa dapat mengetahui kondisi riil yang dihadapi masyarakat sekaligus membantu mencarikan solusi guna mendukung peningkatan kesejahteraan warga binaan.

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas peran aktif Babinsa dalam mendukung sektor pertanian di wilayah binaan.

“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi para petani dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Ketahanan pangan merupakan bagian penting dari ketahanan nasional. Oleh karena itu, TNI AD melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung dan membantu para petani agar mampu menghasilkan produk pertanian yang berkualitas serta berdaya saing,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani harus terus diperkuat guna mewujudkan swasembada pangan yang berkelanjutan.

“Keberhasilan petani adalah keberhasilan kita bersama. Dengan adanya pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan produktivitas pertanian meningkat, kesejahteraan petani semakin baik, dan ketahanan pangan nasional dapat terus terjaga,” tambahnya.

Melalui kegiatan pendampingan perawatan tanaman bawang merah ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong terwujudnya sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan di wilayah Desa Tempuran, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk.