Nganjuk – Semangat gotong royong sebagai warisan budaya bangsa terus dipelihara dan dilestarikan oleh TNI AD bersama masyarakat. Sebagai wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya mempererat hubungan dengan warga binaan, Babinsa Koramil 0810/16 Sukomoro Kodim 0810/Nganjuk, Pelda Syaiful, melaksanakan kegiatan Karya Bakti (Karbak) bersama masyarakat di Desa Kedungsuko, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jumat (05/06/2026).
Kegiatan karya bakti tersebut melibatkan perangkat desa, tokoh masyarakat, pemuda, serta warga setempat yang secara bersama-sama melaksanakan pembersihan lingkungan dan perbaikan fasilitas umum. Sejak pagi hari, masyarakat tampak antusias mengikuti kegiatan dengan penuh semangat kebersamaan dan rasa tanggung jawab terhadap lingkungan sekitar.
Karya bakti yang dilaksanakan difokuskan pada pembersihan saluran air, pemotongan rumput liar, pengangkutan sampah, serta penataan sejumlah fasilitas umum yang selama ini digunakan oleh masyarakat. Kegiatan tersebut bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan bebas dari potensi penyakit yang dapat mengganggu kesehatan warga.
Dalam pelaksanaannya, Pelda Syaiful tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga terjun langsung bersama warga mengangkat sampah, membersihkan lingkungan, dan membantu pekerjaan yang sedang dilakukan masyarakat. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga memberikan motivasi tersendiri sehingga pekerjaan dapat diselesaikan dengan cepat dan penuh semangat kebersamaan.
Menurut Pelda Syaiful, kegiatan karya bakti merupakan salah satu metode pembinaan teritorial yang efektif untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, komunikasi dan silaturahmi dapat terjalin dengan baik sehingga tercipta hubungan yang harmonis antara aparat kewilayahan dan warga binaan.
“Sebagai Babinsa, kami harus selalu hadir di tengah masyarakat. Karya bakti ini bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga sebagai sarana memperkuat kebersamaan, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kembali semangat gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia,” ungkap Pelda Syaiful.
Ia menambahkan bahwa lingkungan yang bersih dan sehat merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, diperlukan kepedulian seluruh elemen masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan demi menciptakan kualitas hidup yang lebih baik.
Kegiatan karya bakti juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Dengan lingkungan yang bersih dan tertata, berbagai risiko gangguan kesehatan dapat diminimalkan sekaligus menciptakan suasana yang nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Masyarakat Desa Kedungsuko menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan Babinsa bersama warga tersebut. Mereka mengaku senang dan bangga karena Babinsa selalu aktif hadir dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di desa.
Salah seorang warga menyampaikan bahwa kehadiran Babinsa memberikan semangat tersendiri bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan dan kekompakan.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pak Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat. Beliau tidak hanya memberikan motivasi tetapi juga ikut bekerja bersama warga. Hal ini membuat masyarakat semakin semangat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan melaksanakan gotong royong,” ujarnya.
Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan karya bakti juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga sehingga tercipta suasana yang harmonis, aman, dan kondusif di lingkungan desa. Semangat kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan seperti ini menjadi modal sosial yang sangat penting dalam mendukung pembangunan desa.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi kepada Babinsa Koramil 0810/16 Sukomoro yang terus aktif melaksanakan pembinaan teritorial melalui kegiatan karya bakti bersama masyarakat.
Menurut Dandim, karya bakti merupakan implementasi nyata dari peran TNI AD dalam membantu mengatasi kesulitan rakyat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Saya mengapresiasi dedikasi Babinsa yang selalu hadir dan bekerja bersama masyarakat. Kegiatan karya bakti seperti ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan sekaligus sarana mempererat hubungan dengan masyarakat. Kehadiran Babinsa harus mampu menjadi penggerak semangat gotong royong dan memberikan manfaat nyata bagi warga binaannya,” ujar Letkol Arh M. Taufan.
Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa budaya gotong royong harus terus dipertahankan sebagai salah satu kekuatan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.
“Gotong royong merupakan nilai luhur bangsa Indonesia yang harus terus kita pelihara. Dengan kebersamaan dan kerja sama yang baik antara TNI dan masyarakat, berbagai persoalan dapat diselesaikan dengan lebih mudah. Saya berharap semangat seperti ini terus tumbuh dan menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Dandim juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan kepedulian terhadap fasilitas umum yang telah tersedia sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Dengan terlaksananya kegiatan karya bakti tersebut, diharapkan lingkungan Desa Kedungsuko menjadi semakin bersih, sehat, dan nyaman. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat terus terjaga dan semakin kuat dalam mendukung pembangunan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Bersama Rakyat, TNI Kuat. Bersama Gotong Royong, Desa Maju dan Sejahtera.”



















