BABINSA KORAMIL 0810/11 PRAMBON BERSAMA PERGURUAN PENCAK SILAT DAN WARGA GELAR KARYA BAKTI PEMBERSIHAN MAKAM UMUM DI DESA BALONGREJO

Nganjuk – Dalam rangka mempererat silaturahmi, menumbuhkan semangat gotong royong, serta menjaga kebersihan lingkungan, Babinsa Desa Balongrejo Koramil 0810/11 Prambon bersama anggota perguruan pencak silat dan warga masyarakat melaksanakan kegiatan karya bakti pembersihan makam umum di Desa Balongrejo, Kecamatan Prambon, Kabupaten Nganjuk, Minggu (14/06/2026).

Kegiatan karya bakti tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian terhadap kebersihan lingkungan sekaligus upaya melestarikan nilai-nilai budaya dan penghormatan kepada para leluhur yang telah mendahului. Sejak pagi hari, peserta karya bakti yang terdiri dari Babinsa, anggota perguruan pencak silat, tokoh masyarakat, serta warga sekitar tampak antusias mengikuti kegiatan.

Sebelum kegiatan dimulai, dilakukan koordinasi antara Babinsa dengan pengurus perguruan pencak silat dan perangkat desa guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib dan lancar. Selanjutnya para peserta melaksanakan pembersihan area makam dengan membabat rumput liar, menyapu dedaunan kering, mengumpulkan sampah, membersihkan nisan dari lumut serta merapikan lingkungan sekitar makam agar terlihat lebih bersih dan nyaman.

Tidak hanya itu, beberapa peserta juga melakukan penataan tanaman hias di sekitar area makam sebagai upaya memperindah lingkungan dan menciptakan suasana yang lebih asri. Semangat kebersamaan dan kekompakan terlihat jelas saat seluruh peserta bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan tanpa membedakan latar belakang organisasi maupun usia.

Babinsa Desa Balongrejo mengatakan bahwa kegiatan karya bakti ini merupakan salah satu sarana mempererat hubungan antara TNI, masyarakat, dan generasi muda, khususnya anggota perguruan pencak silat yang ada di wilayah desa.

“Kegiatan ini tidak hanya bertujuan membersihkan makam umum, tetapi juga menumbuhkan rasa kebersamaan, kepedulian sosial, dan semangat gotong royong di tengah masyarakat. Selain itu, membersihkan makam merupakan bentuk penghormatan kepada para leluhur yang telah berjasa bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya,” ujarnya.

Menurutnya, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan sangat penting sebagai sarana pembinaan karakter agar memiliki rasa tanggung jawab terhadap lingkungan dan kehidupan bermasyarakat.

Di sela kegiatan, para peserta juga melaksanakan doa bersama untuk mendoakan arwah para leluhur dan keluarga yang telah dimakamkan di tempat tersebut. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhidmatan sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur kepada para pendahulu.

Perwakilan perguruan pencak silat yang turut hadir mengaku senang dapat berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Selain menjadi sarana mempererat hubungan dengan Babinsa dan masyarakat, kegiatan ini juga mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta melestarikan budaya gotong royong.

“Kami merasa bangga bisa ikut berpartisipasi dalam kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Semoga kebersamaan seperti ini terus terjalin sehingga dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara perguruan silat, masyarakat, dan aparat kewilayahan,” ungkap salah satu peserta.

Sementara itu, warga sekitar makam menyampaikan apresiasi kepada Babinsa dan seluruh anggota perguruan pencak silat yang telah meluangkan waktu untuk membantu membersihkan makam umum yang menjadi tempat peristirahatan para leluhur desa.

Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan karya bakti yang melibatkan berbagai elemen masyarakat tersebut.

“Kegiatan karya bakti seperti ini sangat positif karena mampu mempererat hubungan antara TNI, masyarakat, dan generasi muda. Selain menjaga kebersihan lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat persatuan, meningkatkan kepedulian sosial, serta menanamkan nilai-nilai gotong royong yang menjadi jati diri bangsa Indonesia,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Dandim menegaskan bahwa keterlibatan perguruan pencak silat dalam kegiatan sosial kemasyarakatan merupakan langkah yang baik dalam membangun karakter generasi muda yang cinta tanah air, peduli lingkungan, dan memiliki jiwa kebersamaan.

“Saya berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi contoh positif bagi masyarakat lainnya. Dengan kebersamaan dan gotong royong, berbagai permasalahan di lingkungan dapat diselesaikan dengan baik demi terciptanya wilayah yang aman, bersih, dan harmonis,” pungkasnya.

Melalui kegiatan karya bakti pembersihan makam umum tersebut, diharapkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Desa Balongrejo semakin meningkat serta mampu memperkokoh kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan kondusif.