BABINSA KORAMIL 0810/05 SAWAHAN GOTONG ROYONG BERSAMA WARGA BONGKAR JEMBATAN LAMA, DUKUNG PEMBANGUNAN JEMBATAN PERINTIS GARUDA

 

Nganjuk – Sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan masyarakat serta dukungan terhadap program pembangunan infrastruktur pedesaan, Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Kodim 0810/Nganjuk, Sertu Gaguk Purwanto, bersama perangkat desa dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong pembongkaran jembatan lama di Desa Siwalan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Senin (07/06/2026).

Kegiatan pembongkaran jembatan tersebut dilakukan sebagai langkah awal persiapan pembangunan Jembatan Perintis Garuda, sebuah program pembangunan jembatan yang bertujuan meningkatkan konektivitas wilayah pedesaan sekaligus mendukung akses masyarakat menuju pusat kegiatan ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan pertanian.

Sejak pagi hari, warga bersama Babinsa tampak bahu-membahu melakukan pembongkaran konstruksi jembatan lama yang dinilai sudah tidak layak dan berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan. Dengan menggunakan peralatan sederhana, semangat gotong royong dan kebersamaan begitu terlihat selama proses pengerjaan berlangsung.

Sertu Gaguk Purwanto mengatakan bahwa pembongkaran jembatan lama merupakan langkah penting sebelum dimulainya pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang nantinya akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat.

“Tujuan pembongkaran jembatan ini adalah untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan karena kondisi jembatan lama sudah kurang layak digunakan. Selain itu, lokasi ini akan dibangun Jembatan Perintis Garuda yang diharapkan mampu meningkatkan keselamatan dan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari,” ujarnya.

Menurutnya, pembangunan jembatan baru tersebut akan sangat membantu masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses menuju lahan pertanian, fasilitas pendidikan, pusat pelayanan kesehatan, maupun kegiatan ekonomi masyarakat lainnya.

“Dengan adanya Jembatan Perintis Garuda nantinya, masyarakat akan lebih mudah melakukan aktivitas. Hasil pertanian dapat diangkut dengan lebih lancar, anak-anak sekolah lebih aman saat berangkat belajar, dan akses menuju fasilitas kesehatan juga semakin mudah dijangkau,” tambahnya.

Lebih lanjut, Sertu Gaguk menjelaskan bahwa kegiatan gotong royong ini juga merupakan bentuk nyata implementasi tugas Babinsa dalam melaksanakan pembinaan teritorial melalui pendekatan yang humanis dan persuasif kepada masyarakat.

“Kami ingin selalu hadir di tengah-tengah masyarakat, membaur bersama warga, bekerja bersama, dan membantu setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, hubungan antara TNI dan rakyat akan semakin erat dan harmonis,” ungkapnya.

Kehadiran Babinsa dalam kegiatan tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Siwalan. Warga merasa senang karena aparat TNI selalu hadir dan terlibat langsung dalam berbagai kegiatan pembangunan desa.

Salah satu tokoh masyarakat setempat menyampaikan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan harapan besar warga yang selama ini menginginkan akses jalan yang lebih aman dan memadai.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI dan pemerintah yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat. Semoga pembangunan jembatan ini berjalan lancar dan segera bisa digunakan oleh seluruh warga,” ujarnya.

Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi kepada Babinsa dan masyarakat yang tetap menjaga budaya gotong royong dalam mendukung pembangunan di wilayah.

“Gotong royong merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus kita pelihara. Kehadiran Babinsa dalam setiap kegiatan masyarakat adalah bentuk nyata pengabdian TNI kepada rakyat. Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini bukan hanya membangun sarana fisik semata, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, persatuan, dan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” tegas Letkol Arh M. Taufan.

Dandim menambahkan bahwa pembangunan infrastruktur desa memiliki peran strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat karena akan memperlancar mobilitas warga dan mendorong pertumbuhan ekonomi pedesaan.

“Kami berharap pembangunan Jembatan Perintis Garuda dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Siwalan dan sekitarnya. TNI AD melalui aparat kewilayahan akan terus mendukung program-program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Kegiatan gotong royong pembongkaran jembatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Diharapkan pembangunan Jembatan Perintis Garuda nantinya dapat menjadi sarana vital yang mempercepat pembangunan wilayah sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.