BABINSA KORAMIL 0810/04 BERBEK DAMPINGI PETANI SAAT PANEN PADI, DUKUNG KETAHANAN PANGAN NASIONAL

banner 468x60

Nganjuk – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan petani, Babinsa Desa Sumberwindu Koramil 0810/04 Berbek Kodim 0810/Nganjuk, Serka Sunarto, melaksanakan pendampingan kepada para petani saat kegiatan panen padi di wilayah binaannya, Desa Sumberwindu, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Minggu (07/06/2026).

Kegiatan pendampingan tersebut merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilaksanakan Babinsa dalam mendukung sektor pertanian sebagai salah satu pilar utama ketahanan pangan nasional. Kehadiran Babinsa di tengah para petani tidak hanya sebagai bentuk dukungan moral, tetapi juga sebagai upaya membantu petani agar hasil panen dapat diperoleh secara maksimal dan memberikan keuntungan yang lebih baik bagi masyarakat.

banner 336x280

Ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam menjaga stabilitas nasional dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebagai komoditas pangan utama, padi memiliki peranan yang sangat penting karena beras merupakan makanan pokok sebagian besar masyarakat Indonesia.

Namun demikian, keberhasilan pertanian tidak hanya ditentukan oleh proses budidaya tanaman yang baik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh teknik panen dan penanganan pasca panen. Kesalahan dalam menentukan waktu panen, teknik pemotongan, proses pengeringan, hingga penyimpanan hasil panen dapat menyebabkan susut hasil produksi dan menurunkan kualitas gabah maupun beras yang dihasilkan.

Melihat pentingnya hal tersebut, Serka Sunarto secara aktif memberikan pendampingan dan motivasi kepada para petani agar memahami teknik panen yang baik dan benar sehingga hasil pertanian yang diperoleh dapat memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Di sela-sela kegiatan pendampingan, Serka Sunarto menjelaskan bahwa sebagai aparat kewilayahan, Babinsa memiliki tanggung jawab untuk membantu pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional melalui pendampingan kepada kelompok tani di wilayah binaan.

“Sebagai Babinsa, kami memiliki kewajiban untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Pendampingan ini bertujuan agar para petani dapat memperoleh hasil panen yang optimal, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Keberhasilan panen bukan hanya dilihat dari banyaknya gabah yang dihasilkan, tetapi juga bagaimana hasil panen tersebut dapat dikelola dengan baik sehingga memiliki nilai jual yang tinggi,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan para petani agar memperhatikan proses panen dan pasca panen secara cermat guna mengurangi kehilangan hasil produksi yang sering terjadi akibat penanganan yang kurang tepat.

“Padi merupakan komoditas strategis yang sangat menentukan ketersediaan pangan masyarakat. Oleh karena itu, setiap tahapan mulai dari panen hingga penyimpanan harus dilakukan dengan baik agar hasil yang diperoleh tidak terbuang sia-sia dan mampu meningkatkan pendapatan petani,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu petani Desa Sumberwindu, Bapak Suhardi, mengungkapkan rasa terima kasih atas perhatian dan pendampingan yang selama ini diberikan oleh Babinsa kepada para petani.

“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Babinsa yang selalu hadir mendampingi kami, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, perawatan hingga panen seperti sekarang ini. Banyak pengetahuan dan pengalaman yang kami dapatkan sehingga kami semakin memahami cara bertani yang lebih baik dan modern,” ungkapnya.

Menurut Suhardi, kehadiran Babinsa di tengah para petani tidak hanya memberikan semangat kerja, tetapi juga menciptakan rasa aman dan meningkatkan motivasi para petani dalam mengelola lahan pertanian.

“Kami merasa sangat terbantu dengan pendampingan yang diberikan. Semoga hasil panen petani Desa Sumberwindu semakin meningkat dan kesejahteraan masyarakat juga semakin baik,” tambahnya.

Melalui kegiatan pendampingan tersebut, diharapkan para petani dapat terus meningkatkan produktivitas pertanian, mengurangi kehilangan hasil panen, serta mendukung tercapainya swasembada pangan yang menjadi program strategis pemerintah.

Selain itu, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat juga menjadi bukti nyata bahwa TNI AD senantiasa hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat dan mendukung pembangunan di berbagai sektor, termasuk bidang pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat pedesaan.

Komentar Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan

Secara terpisah, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas peran aktif Babinsa yang terus mendampingi petani mulai dari masa tanam hingga panen sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Babinsa merupakan ujung tombak TNI AD di wilayah yang memiliki peran strategis dalam mendukung program pemerintah, termasuk di bidang pertanian. Pendampingan kepada petani saat panen sangat penting untuk memastikan hasil pertanian dapat dimanfaatkan secara maksimal dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” ujar Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa Kodim 0810/Nganjuk akan terus mendorong seluruh Babinsa untuk aktif mendampingi kelompok tani serta membangun sinergi dengan dinas terkait dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

“Ketahanan pangan adalah fondasi ketahanan nasional. Oleh karena itu, TNI AD melalui aparat kewilayahan akan terus hadir membantu petani dalam setiap tahapan pertanian. Kami berharap dengan pendampingan yang berkelanjutan, para petani semakin maju, hasil panen meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat terus berkembang,” tegasnya.

Dengan semangat kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan sektor pertanian di Kabupaten Nganjuk semakin berkembang serta mampu menjadi penopang utama dalam mewujudkan ketahanan pangan yang kuat, mandiri, dan berkelanjutan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *