BABINSA KORAMIL 0810/04 BERBEK BANTU KELAHIRAN SAPI WARGA, WUJUD NYATA DUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN KESEJAHTERAAN PETERNAK

Nganjuk – Peran Babinsa sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah tidak hanya terbatas pada pembinaan teritorial dan menjaga kondusivitas wilayah, tetapi juga hadir membantu setiap kesulitan masyarakat, termasuk dalam sektor peternakan yang menjadi salah satu penopang ketahanan pangan nasional. Hal tersebut ditunjukkan oleh Serma Edo N, Babinsa Desa Semare Koramil 0810/04 Berbek Kodim 0810/Nganjuk, yang dengan sigap membantu proses kelahiran sapi milik Bapak Sukamto, warga Desa Semare, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, Senin (08/06/2026).

Kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian Babinsa terhadap warga binaan, khususnya para peternak yang menggantungkan sebagian besar perekonomian keluarga dari usaha peternakan sapi. Di wilayah pedesaan, ternak sapi tidak hanya berfungsi sebagai sumber penghasilan, tetapi juga menjadi aset berharga dan tabungan keluarga yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, Babinsa dituntut untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memahami berbagai kondisi yang dihadapi warga. Ketika mendapat informasi bahwa salah satu sapi milik warga mengalami kesulitan saat proses melahirkan, Serma Edo N segera mendatangi lokasi untuk memberikan bantuan dan pendampingan.

Dengan penuh kesabaran dan kehati-hatian, Babinsa bersama pemilik ternak berupaya membantu proses kelahiran sapi tersebut hingga akhirnya berhasil melahirkan anak sapi dalam kondisi sehat dan selamat. Kehadiran Babinsa dalam situasi tersebut memberikan rasa tenang sekaligus membantu meringankan beban warga yang sedang menghadapi kesulitan.

Menurut Serma Edo N, kegiatan tersebut merupakan bagian dari pengabdian TNI kepada rakyat dan implementasi nyata tugas Babinsa dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.

“Sebagai Babinsa, tugas kami bukan hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga memastikan kesejahteraan masyarakat tetap terjaga. Pendampingan di sektor peternakan merupakan bentuk dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional. Jika peternak di desa semakin maju dan sejahtera, maka ketahanan wilayah juga akan semakin kuat. Kami akan terus hadir memberikan motivasi, pendampingan, dan menjembatani peternak dengan instansi terkait agar potensi peternakan di desa dapat berkembang secara maksimal,” ujar Serma Edo.

Ia menambahkan bahwa sektor peternakan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, TNI melalui Babinsa akan terus mendampingi masyarakat dalam mengembangkan usaha peternakan maupun pertanian sebagai sumber penghidupan masyarakat desa.

Sementara itu, pemilik ternak, Bapak Sukamto, mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan Babinsa.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Babinsa yang dengan cepat datang membantu saat sapi kami mengalami kesulitan melahirkan. Kehadiran beliau sangat membantu dan memberikan ketenangan bagi kami. Pendampingan seperti ini membuat kami merasa diperhatikan dan tidak berjalan sendiri dalam mengembangkan usaha peternakan,” ungkapnya.

Menurutnya, keberhasilan menyelamatkan induk dan anak sapi tersebut sangat berarti bagi keluarganya karena ternak sapi merupakan salah satu aset ekonomi utama yang dimiliki.

Kegiatan pendampingan yang dilakukan Babinsa tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pembangunan fisik, tetapi juga melalui kepedulian terhadap sektor ekonomi masyarakat yang menjadi sumber penghidupan warga.

Melalui kedekatan dan komunikasi yang terjalin dengan para peternak, Babinsa dapat mengetahui berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat sekaligus memberikan solusi dan pendampingan secara langsung. Hal ini sejalan dengan tugas pembinaan teritorial dalam menciptakan wilayah yang tangguh, aman, dan sejahtera.

Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas kepedulian dan dedikasi Babinsa yang selalu hadir membantu masyarakat di wilayah binaan.

“Babinsa harus mampu menjadi solusi bagi masyarakat dalam berbagai kondisi. Kehadiran Babinsa yang membantu proses kelahiran sapi milik warga merupakan bentuk nyata implementasi tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud kepedulian TNI AD terhadap kesejahteraan rakyat. Sektor peternakan memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan nasional sehingga perlu mendapatkan perhatian dan pendampingan secara berkelanjutan,” tegas Dandim.

Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa TNI AD akan terus mendukung berbagai program yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, baik di sektor pertanian, peternakan, maupun bidang lainnya.

“Keberhasilan petani dan peternak merupakan keberhasilan kita bersama. Saya berharap seluruh Babinsa terus aktif mendampingi masyarakat, membangun komunikasi yang baik, serta membantu mengatasi berbagai kesulitan yang dihadapi warga. Dengan demikian, kemanunggalan TNI dan rakyat akan semakin kuat dan mampu mendukung terwujudnya ketahanan pangan yang tangguh,” pungkasnya.

Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan hubungan harmonis antara TNI dan masyarakat semakin erat serta mampu mendorong kemajuan sektor peternakan sebagai salah satu pilar utama perekonomian masyarakat pedesaan.