Api Membesar di Rumpun Bambu, Babinsa Baron dan Damkar Berjibaku Padamkan Kebakaran

banner 468x60

Nganjuk – Kebakaran terjadi pada rumpun bambu milik Bapak Marsidi yang berada di Dusun Lobeser, Desa Baron, Kecamatan Baron, Kabupaten Nganjuk. Mengetahui kejadian tersebut, Babinsa Desa Baron Koramil 0810/08 Baron, Serka Imam Mashudi, turun langsung ke lokasi bersama warga dan petugas pemadam kebakaran untuk membantu mengendalikan kobaran api.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 11.00 WIB, saat Bapak Teguh dan Alif sedang bekerja di lahan milik Bapak Marsidi. Keduanya melakukan pembersihan daduk tebu atau sisa tanaman tebu setelah ditebang. Diduga dari aktivitas tersebut, api kemudian muncul dan merambat hingga membakar rumpun bambu yang berada di sekitar lokasi.

banner 336x280

Sekitar pukul 12.40 WIB, Bapak Teguh melihat rumpun bambu mulai terbakar. Ia kemudian berusaha melakukan pemadaman secara manual menggunakan ember dan selang pompa air Sanyo. Namun, kobaran api semakin membesar sehingga upaya pemadaman secara mandiri tidak mampu mengendalikan api.

Melihat kondisi tersebut, Alif kemudian meminta pertolongan kepada warga sekitar. Informasi kebakaran selanjutnya diterima Ibu Sumini selaku Kepala Dusun, yang segera mengambil langkah cepat dengan menghubungi Babinsa Desa Baron Serka Imam Mashudi.

Babinsa kemudian berkoordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk segera mendatangi lokasi. Koordinasi cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api semakin meluas, mengingat rumpun bambu merupakan material yang mudah terbakar dan dapat membuat api cepat menjalar, terutama dalam kondisi lingkungan yang kering.

Sekitar pukul 13.05 WIB, tim Damkar wilayah Tanjunganom tiba di lokasi. Serka Imam Mashudi bersama warga langsung membantu petugas pemadam melakukan penanganan dan pemadaman api.

Petugas bersama warga berjibaku mengendalikan kobaran api agar tidak merambat ke area lain. Proses pemadaman dilakukan dengan menggunakan armada pemadam kebakaran sekaligus dibantu masyarakat yang berada di sekitar lokasi.

Setelah melalui proses pemadaman selama kurang lebih satu jam lebih, kobaran api akhirnya berhasil dikendalikan. Sekitar pukul 14.50 WIB, api dinyatakan berhasil dipadamkan dengan dukungan 1 unit truk Damkar dari Tanjunganom dan 1 unit truk Damkar dari Kecamatan Lengkong.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka. Sementara kerugian materiil berupa rumpun bambu milik Bapak Marsidi yang terbakar.

Babinsa Desa Baron Serka Imam Mashudi menyampaikan bahwa begitu mendapatkan laporan, pihaknya langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar serta warga.

“Begitu mendapat informasi adanya kebakaran, kami langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Damkar. Kami bersama warga membantu petugas agar api dapat segera dikendalikan dan tidak merambat ke area lainnya,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melakukan aktivitas pembersihan lahan, terutama ketika berhadapan dengan sisa tanaman kering yang mudah terbakar.

Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan mengapresiasi respons cepat Babinsa bersama masyarakat dan petugas Damkar dalam menangani kejadian tersebut.

“Kejadian ini menjadi pengingat bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam melakukan pembersihan lahan. Material kering sangat mudah terbakar dan api dapat dengan cepat membesar apabila tidak segera ditangani,” ujar Dandim.

Menurutnya, kecepatan informasi dan koordinasi menjadi faktor penting dalam mencegah kebakaran meluas.

“Kami mengapresiasi Babinsa yang segera turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan Damkar serta masyarakat. Sinergitas seperti ini sangat penting untuk menangani setiap kejadian di wilayah, khususnya yang berkaitan dengan keselamatan masyarakat,” tegas Letkol ARH M. Taufan.

Dandim juga mengajak masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sisa tanaman atau sampah secara sembarangan, terlebih saat kondisi lingkungan kering.

“Apabila menemukan titik api yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada perangkat desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas atau petugas pemadam kebakaran. Jangan menunggu api membesar,” pungkasnya.

Kehadiran Babinsa bersama warga dalam membantu pemadaman tersebut menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, sekaligus menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI, Damkar, pemerintah desa dan masyarakat dalam menjaga keamanan serta keselamatan lingkungan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *