Nganjuk – Upaya membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terus dilakukan Babinsa Koramil 0810/20 Ngluyu bersama warga. Bertempat di rumah Bapak Samsi, Dusun Semanding, Desa Tempuran, RT 007/RW 002, Kecamatan Ngluyu, Kabupaten Nganjuk, Babinsa bersama masyarakat melaksanakan gotong royong pembangunan sumur untuk memenuhi kebutuhan air warga, Sabtu (19/9/2026).
Pembangunan sumur tersebut merupakan bagian dari kegiatan Serbuan Teritorial (Serter) sekaligus wujud kepedulian Babinsa terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya, khususnya dalam menghadapi kebutuhan air bersih pada musim kemarau.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama warga bekerja secara gotong royong mulai dari proses penggalian hingga pemasangan bagian pendukung sumur. Pembangunan sumur tersebut berhasil mencapai kedalaman sekitar 10 meter dengan diameter 100 sentimeter.
Untuk memperkuat konstruksi dan menjaga keamanan bagian atas sumur, dilakukan pula pemasangan besdeker sebanyak 5 buah. Pengerjaan dilakukan secara bertahap dengan mengutamakan keselamatan seluruh warga yang terlibat.
Babinsa menyampaikan bahwa pembangunan sumur ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat.
“Kami bersama warga bergotong royong membuat sumur ini karena air merupakan kebutuhan utama masyarakat. Mudah-mudahan setelah selesai nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan air sehari-hari dan memberikan manfaat bagi keluarga Bapak Samsi serta masyarakat sekitar,” ujarnya.
Semangat gotong royong terlihat dalam setiap proses pengerjaan. Warga secara bersama-sama membantu tenaga maupun pekerjaan di lapangan, sementara Babinsa turut terjun langsung untuk memotivasi dan membantu mempercepat penyelesaian pembangunan.
Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M. Taufan menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat.
“Babinsa harus selalu peka terhadap kondisi wilayah binaannya. Ketika ada masyarakat yang menghadapi kesulitan, kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi, membantu mencari solusi dan menggerakkan semangat gotong royong,” ungkapnya.
Menurut Dandim, pembangunan fasilitas sederhana seperti sumur memiliki arti penting bagi masyarakat karena berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar sehari-hari.
“Kegiatan seperti ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial. Bukan hanya membantu pembangunan secara fisik, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tegas Letkol ARH M. Taufan.
Dengan tercapainya kedalaman 10 meter, diameter 100 cm dan pemasangan 5 buah besdeker, pembangunan sumur di tempat Bapak Samsi tersebut diharapkan dapat terus diselesaikan hingga dapat dimanfaatkan secara optimal.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti bahwa semangat gotong royong, kepedulian dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus dipelihara di wilayah Kodim 0810/Nganjuk.














