Berbek, Nganjuk – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sumberwindu, Kecamatan Berbek, Kabupaten Nganjuk, terus menunjukkan progres. Pada Rabu (16/9/2026), kegiatan pembangunan memasuki tahapan perakitan besi sebagai bagian penting dari proses pembangunan jembatan yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Meski masih berada pada tahap awal, semangat gotong royong terlihat jelas di lokasi pembangunan. Personel TNI bersama tukang, kuli dan masyarakat bahu-membahu mengerjakan perakitan besi dengan penuh semangat.
Pembangunan tersebut merupakan bagian dari upaya menghadirkan fasilitas penghubung yang dapat menunjang aktivitas masyarakat. Keberadaan jembatan diharapkan mampu memberikan akses yang lebih mudah, aman dan nyaman bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Lima Persen, Tahapan Awal Mulai Terlihat
Hingga Rabu (16/9/2026), progres pembangunan Jembatan Perintis Garuda telah mencapai sekitar 5 persen, dengan target pembangunan sebanyak 1 unit jembatan.
Pada tahap ini, pekerjaan difokuskan pada perakitan besi yang nantinya menjadi bagian dari konstruksi jembatan. Proses tersebut membutuhkan ketelitian dan kekompakan seluruh pekerja agar setiap bagian konstruksi dapat dipersiapkan dengan baik.
Adapun tenaga yang terlibat dalam pekerjaan terdiri dari:
- TNI: 5 orang
- Tukang: 2 orang
- Kuli: 4 orang
- Masyarakat: 4 orang
Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya menjadi pekerjaan teknis semata, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dan gotong royong antara TNI dengan masyarakat.
TNI dan Masyarakat Bahu-Membahu
Di tengah proses perakitan besi, personel TNI terlihat turut bekerja bersama tenaga lainnya. Kekompakan tersebut menjadi gambaran nyata semangat kebersamaan dalam mendukung pembangunan fasilitas yang nantinya digunakan untuk kepentingan masyarakat.
Kehadiran TNI dalam pembangunan juga menjadi bagian dari pembinaan teritorial, khususnya dalam membantu mengatasi kebutuhan masyarakat dan mendukung percepatan pembangunan di wilayah.
Semangat gotong royong diharapkan terus terjaga hingga seluruh tahapan pembangunan selesai. Dengan kerja bersama, proses pembangunan diharapkan dapat berjalan secara terarah dan memberikan hasil yang dapat dirasakan masyarakat.
Jembatan Jadi Harapan Baru Warga
Jembatan Perintis Garuda diharapkan bukan sekadar bangunan fisik, tetapi menjadi bagian dari upaya membuka akses yang lebih baik bagi masyarakat.
Akses yang semakin mudah dapat mendukung mobilitas warga dalam menjalankan berbagai aktivitas, baik menuju permukiman, lahan maupun pusat kegiatan masyarakat. Dalam jangka panjang, keberadaan akses yang lebih baik juga diharapkan dapat mendukung aktivitas sosial dan perekonomian warga.
Dandim 0810/Nganjuk: Pembangunan Harus Memberikan Manfaat
Dandim 0810/Nganjuk Letkol ARH M Taufan menyampaikan bahwa keterlibatan personel TNI dalam pembangunan fasilitas masyarakat merupakan bagian dari pengabdian dan upaya memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Pembangunan Jembatan Perintis Garuda ini diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kehadiran prajurit bersama warga dalam proses pembangunan merupakan wujud kebersamaan dan gotong royong,” ujarnya.
Menurutnya, tahapan pembangunan harus dilaksanakan dengan memperhatikan kekompakan dan ketelitian agar hasil akhirnya dapat dimanfaatkan masyarakat dengan baik.
“Setiap tahapan pembangunan harus dikerjakan dengan penuh tanggung jawab. Kita berharap prosesnya berjalan dengan baik sehingga jembatan nantinya dapat digunakan untuk menunjang aktivitas masyarakat,” kata Letkol ARH M Taufan.
Dandim juga mengapresiasi semangat masyarakat yang turut terlibat dalam pembangunan.
“Gotong royong merupakan kekuatan yang harus terus dipelihara. TNI akan terus hadir bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi wilayah,” tambahnya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Sumberwindu kini memasuki tahapan awal dengan progres sekitar 5 persen. Dengan keterlibatan TNI, tukang, kuli dan masyarakat, pembangunan tersebut diharapkan terus bergerak hingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan.
Dari rangkaian besi yang dirakit hari ini, sebuah akses baru sedang dipersiapkan. TNI dan rakyat bergandengan tangan membangun Jembatan Perintis Garuda, membuka jalan menuju kemudahan dan kemajuan masyarakat.














