NGANJUK – Komitmen TNI AD dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah terus diwujudkan melalui peran aktif aparat kewilayahan. Salah satunya dilakukan Babinsa Kelurahan Warujayeng Koramil 0810/10 Tanjunganom Kodim 0810/Nganjuk, Serka Hendri Yulianto, dengan melaksanakan monitoring dan peninjauan pembangunan perehapan bangunan Kantor Kelurahan Warujayeng Tahun Anggaran 2026, bertempat di Balai Kelurahan Warujayeng, Kecamatan Tanjunganom, Kabupaten Nganjuk, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan monitoring tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pembinaan teritorial Babinsa sekaligus bentuk kepedulian TNI AD terhadap perkembangan pembangunan sarana dan prasarana di wilayah binaan. Kehadiran Babinsa di tengah proses pembangunan diharapkan mampu memperkuat koordinasi serta mendorong seluruh pihak untuk bersama-sama memastikan pembangunan berjalan sesuai perencanaan, ketentuan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, Serka Hendri Yulianto bersama Sdr. Okky Rio Candra selaku Kepala Kelurahan Warujayeng serta Bhabinkamtibmas melaksanakan peninjauan secara langsung terhadap progres pelaksanaan perehapan bangunan Kantor Kelurahan Warujayeng.
Peninjauan dilakukan untuk melihat perkembangan pekerjaan di lapangan sekaligus melakukan koordinasi dengan pihak terkait mengenai pelaksanaan pembangunan yang bersumber dari Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Nganjuk Tahun Anggaran 2026.
Melalui kegiatan tersebut, sinergitas antara pemerintah kelurahan, TNI, Polri, dan masyarakat terus diperkuat. Kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan pembangunan wilayah yang terarah, transparan, tepat sasaran, serta mampu memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Babinsa Kelurahan Warujayeng Serka Hendri Yulianto mengatakan, kehadiran Babinsa dalam kegiatan monitoring pembangunan merupakan bentuk komitmen TNI AD untuk terus hadir dan berkontribusi dalam setiap perkembangan yang terjadi di wilayah binaannya.
“Sebagai Babinsa, kami siap mendampingi dan membantu melakukan pemantauan terhadap setiap tahapan pembangunan di wilayah binaan. Harapannya, seluruh proses dapat berjalan sesuai aturan, tepat waktu, serta hasil pembangunannya benar-benar dapat dirasakan dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” ungkapnya.
Menurutnya, pembangunan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah kelurahan, aparat kewilayahan, serta masyarakat harus terus dijaga.
“Sinergi dan komunikasi yang baik menjadi kunci agar setiap program pembangunan dapat berjalan dengan lancar. Kami juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga dan merawat hasil pembangunan yang telah dilaksanakan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tambah Serka Hendri Yulianto.
Sementara itu, Komandan Kodim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan di wilayah merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurut Dandim, keberadaan Babinsa bukan hanya berkaitan dengan aspek keamanan dan pertahanan, tetapi juga bagaimana seorang aparat kewilayahan mampu menjadi penghubung sekaligus mitra pemerintah daerah dalam mendorong kemajuan wilayah.
“Babinsa harus senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat. Setiap perkembangan yang terjadi di wilayah binaan harus menjadi perhatian, termasuk pelaksanaan pembangunan sarana dan prasarana yang bertujuan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” tegas Letkol Arh M. Taufan.
Lebih lanjut, Dandim menyampaikan bahwa TNI AD melalui jajaran kewilayahan akan terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah daerah, pemerintah kelurahan maupun desa, Polri, serta seluruh komponen masyarakat.
“Kita ingin pembangunan yang dilaksanakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, sinergitas dan keterbukaan dalam setiap proses pembangunan sangat penting. TNI AD akan terus mendukung program pemerintah selama bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan kemajuan wilayah,” ujar Dandim.
Letkol Arh M. Taufan juga menekankan pentingnya menjaga hasil pembangunan yang telah dilaksanakan. Menurutnya, pembangunan tidak berhenti ketika pekerjaan fisik selesai, namun harus dilanjutkan dengan pemeliharaan dan pemanfaatan secara maksimal.
“Bangunan yang sudah diperbaiki nantinya harus dijaga bersama. Jangan sampai hasil pembangunan yang menggunakan anggaran pemerintah tidak dirawat dengan baik. Ini merupakan aset bersama yang harus dimanfaatkan dan dipelihara untuk mendukung pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Kegiatan monitoring pembangunan Kantor Kelurahan Warujayeng tersebut berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh koordinasi. Kehadiran Babinsa dan Bhabinkamtibmas di tengah proses pembangunan sekaligus menjadi gambaran nyata kuatnya sinergitas TNI-Polri dengan pemerintah kelurahan dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah Kecamatan Tanjunganom.
Melalui peran aktif aparat kewilayahan, Kodim 0810/Nganjuk berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat, mengawal setiap perkembangan wilayah, serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat demi terciptanya pembangunan yang berkelanjutan, tepat sasaran, dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.














