Babinsa Serda Risa Hertanto Turun Langsung Awasi Pembagunan Jembatan Perintis Garuda

banner 468x60

 

Nganjuk – Semangat gotong royong dan kepedulian TNI terhadap rakyat kembali terlihat nyata dalam percepatan pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Bareng, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk. Menunjukkan kolaborasi solid antara aparat kewilayahan, teknisi, dan Masyarakat. Sabtu ( 15/08/2026 ).

banner 336x280

Yang menjadi sorotan utama adalah peran aktif Babinsa setempat beserta tokoh Masyarakat Serda Risa Hertanto yang tak hanya mengawasi, tetapi juga turun langsung membaur dengan warga dalam setiap tahapan pembangunan jembatan Perintis Garuda sepanjang 10 meter dan lebar 2.5 meter di atas Sungai Kedung Gong.

“Keterlibatan Babinsa menjadi energi tersendiri bagi warga. Mereka bukan sekadar pengawas, tapi ujung tombak motivasi di lapangan,” ujar salah satu teknisi yang turut terlibat.

Hingga sore ini, cuaca cerah dari pagi hingga sore turut memperlancar aktivitas penyiapan lokasi dan pekerjaan awal konstruksi. Sebanyak 3 personel TNI (Koramil) , 2 orang teknisi, dan 6 warga bahu-membahu mengerjakan fondasi awal jembatan yang sangat dinantikan oleh 150 Kepala Keluarga (sekitar 560 jiwa) sebagai jalur penghubung antara Dusun Bareng dan Dusun Makuto.

Serda Risa Hertanto dalam sela-sela kesibukannya menyampaikan, “Jembatan ini bukan sekadar beton dan besi. Ini adalah urat nadi kehidupan kami. Berkat pendampingan penuh dari Babinsa dan semangat kebersamaan, kami optimis jembatan ini akan selesai tepat waktu dan memberi manfaat besar bagi semua.”

Situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan terkendali. Aktivitas Masyarakat sekitar tetap berjalan normal tanpa hambatan berarti. Progres pembangunan direncanakan terus berlanjut setiap hari dengan target percepatan yang terukur.

Komandan Kodim 0810/Nganjuk melalui jajaran Danrem 081/DSJ yang menerima laporan harian ini menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel, khususnya Babinsa yang telah menjadi motor penggerak partisipasi rakyat. “Inilah wujud nyata TNI hadir untuk rakyat, bukan hanya dalam latihan perang, tetapi dalam membangun peradaban desa,” tegasnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan Masyarakat mampu menciptakan infrastruktur strategis yang menyentuh langsung kebutuhan warga.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *