Nganjuk – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur pedesaan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, Babinsa Koramil 0810/15 Rejoso Kodim 0810/Nganjuk, Serka Reboanto, melaksanakan kegiatan kerja bakti penggalian pondasi pembangunan Jembatan Merah Putih bersama perangkat desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat di Desa Jatirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Nganjuk, Jumat (12/06/2026).
Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong tersebut merupakan tahap awal pembangunan jembatan yang nantinya akan menjadi sarana penghubung penting bagi masyarakat. Sejak pagi hari, warga bersama Babinsa tampak antusias melakukan penggalian pondasi dengan penuh semangat kebersamaan. Kehadiran Babinsa di tengah-tengah masyarakat menjadi penyemangat tersendiri bagi warga untuk terus menjaga budaya gotong royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.
Serka Reboanto mengatakan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan pembangunan desa merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial sekaligus bentuk kepedulian TNI terhadap kemajuan wilayah binaan.
“Sebagai aparat kewilayahan, kami selalu siap membantu masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan. Kehadiran Babinsa bukan hanya untuk membantu meringankan pekerjaan warga, tetapi juga untuk memotivasi agar semangat gotong royong tetap hidup dan menjadi budaya yang terus dilestarikan,” ujarnya.
Menurutnya, pembangunan Jembatan Merah Putih memiliki manfaat yang sangat besar bagi masyarakat Desa Jatirejo. Selain memperlancar akses transportasi warga, jembatan tersebut nantinya juga akan mempermudah mobilitas hasil pertanian, mempercepat distribusi barang, serta mendukung pertumbuhan perekonomian masyarakat desa.
“Melalui kerja bakti ini kami berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana. Kebersamaan antara TNI dan masyarakat seperti ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini terus terjalin dengan baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Jatirejo, Supandi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Babinsa yang selama ini selalu aktif hadir membantu berbagai kegiatan kemasyarakatan di wilayahnya.
“Kehadiran Babinsa memberikan motivasi tersendiri bagi masyarakat. Selain membantu pekerjaan fisik, Babinsa juga mampu membangun semangat kebersamaan dan mempererat hubungan silaturahmi antara TNI dan warga,” ungkapnya.
Menurut Supandi, pembangunan Jembatan Merah Putih merupakan kebutuhan yang sangat dinantikan masyarakat karena akan memberikan kemudahan akses bagi warga dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, terutama bagi para petani yang selama ini mengalami kendala transportasi saat mengangkut hasil panen.
Di tempat terpisah, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas dedikasi Babinsa yang terus aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan pembangunan di wilayah binaan.
“Keberadaan Babinsa harus mampu menjadi motor penggerak di tengah masyarakat. Kegiatan gotong royong pembangunan Jembatan Merah Putih ini merupakan bukti nyata bahwa TNI selalu hadir membantu kesulitan rakyat. Selain mempercepat pembangunan infrastruktur desa, kegiatan seperti ini juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang menjadi kekuatan utama dalam menjaga persatuan dan ketahanan wilayah,” tegas Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan berharap semangat gotong royong yang telah terbangun dapat terus dipelihara oleh seluruh elemen masyarakat sehingga berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi kesejahteraan warga.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut, pembangunan Jembatan Merah Putih di Desa Jatirejo diharapkan dapat segera terwujud dan menjadi sarana penting yang mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar aktivitas ekonomi masyarakat, serta mendukung terwujudnya desa yang maju, mandiri, dan sejahtera.














