Nganjuk – Semangat kebersamaan dan gotong royong kembali ditunjukkan oleh Babinsa Koramil 0810/05 Sawahan Kodim 0810/Nganjuk. Babinsa Desa Siwalan, Sertu Gaguk Purwanto, bersama perangkat desa dan masyarakat melaksanakan kerja bakti pembongkaran jembatan lama yang berada di Desa Siwalan, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Senin (08/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tahap awal dalam rangka persiapan pembangunan Jembatan Garuda, program pembangunan infrastruktur yang diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
Sejak pagi hari, Sertu Gaguk Purwanto bersama warga tampak bahu-membahu melaksanakan pembongkaran konstruksi jembatan lama. Dengan menggunakan peralatan sederhana, pekerjaan dilakukan secara gotong royong dengan penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan.
Menurut Sertu Gaguk, pembongkaran jembatan lama dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan akibat kondisi jembatan yang sudah tidak layak digunakan. Selain itu, lokasi tersebut akan menjadi titik pembangunan Jembatan Garuda yang nantinya memiliki konstruksi lebih kuat dan aman untuk masyarakat.
“Tujuan pembongkaran jembatan ini adalah untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan maupun kerusakan yang dapat membahayakan pengguna jalan. Jembatan lama ini akan digantikan dengan Jembatan Garuda yang diharapkan mampu memberikan manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam mendukung akses pertanian, pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi warga,” jelasnya.
Lebih lanjut, Sertu Gaguk menegaskan bahwa keterlibatan Babinsa dalam kegiatan tersebut merupakan implementasi tugas pembinaan teritorial yang mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis kepada masyarakat.
“Kegiatan yang kami lakukan merupakan bentuk nyata pengabdian Babinsa di wilayah binaan. Kami membaur bersama masyarakat, bekerja bersama, dan turut membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada di desa. Dengan kebersamaan seperti ini, hubungan antara TNI dan masyarakat akan semakin erat dan harmonis,” ujarnya.
Suasana kerja bakti berlangsung penuh keakraban. Warga terlihat antusias dan kompak dalam melaksanakan pembongkaran jembatan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan masyarakat menjadi bukti bahwa budaya kebersamaan masih terpelihara dengan baik di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.
Selain sebagai sarana pembangunan infrastruktur, kegiatan gotong royong tersebut juga menjadi momentum memperkuat hubungan sosial antarwarga serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan membangun fasilitas umum secara bersama-sama.
Pemerintah desa bersama masyarakat berharap pembangunan Jembatan Garuda dapat segera terealisasi sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi warga Desa Siwalan dan sekitarnya. Keberadaan jembatan yang lebih representatif nantinya akan mempermudah mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta meningkatkan akses pelayanan pendidikan dan kesehatan.
Sementara itu, Dandim 0810/Nganjuk Letkol Arh M. Taufan memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.
“Gotong royong merupakan kekuatan bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan. Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pembongkaran jembatan ini merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. TNI akan selalu hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung setiap program pembangunan yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan warga,” ungkap Dandim.
Lebih lanjut, Letkol Arh M. Taufan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur desa memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat serta mempercepat pemerataan pembangunan di wilayah pedesaan.
“Saya mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Babinsa, pemerintah desa, dan masyarakat. Pembangunan Jembatan Garuda nantinya diharapkan dapat menjadi sarana yang memperlancar aktivitas masyarakat, meningkatkan produktivitas sektor pertanian, serta mendukung kemajuan desa. Semangat kebersamaan seperti ini harus terus dipertahankan karena merupakan modal utama dalam membangun daerah yang maju dan sejahtera,” tegasnya.
Melalui kegiatan gotong royong tersebut, diharapkan proses pembangunan Jembatan Garuda dapat berjalan lancar dan selesai sesuai rencana sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh seluruh masyarakat Desa Siwalan dan sekitarnya.














