Nganjuk – Dalam rangka mendukung program pemerintah di bidang pembangunan infrastruktur, Danramil 0810/18 Ngetos Kapten Inf. Kustono bersama anggota dan masyarakat melaksanakan kegiatan gotong royong membantu proses pembangunan Jembatan Garuda di Desa Suru, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan ini merupakan wujud sinergitas antara TNI dan masyarakat dalam upaya mempercepat pemerataan pembangunan, khususnya di daerah terpencil dan wilayah pegunungan yang sulit dijangkau.
Pada pelaksanaannya, terlihat Danramil bersama anggota TNI dan warga bahu-membahu mengerjakan pembangunan jembatan, mulai dari pengangkutan material, proses pengecoran, hingga penataan struktur jembatan. Semangat kebersamaan dan gotong royong tampak jelas dalam setiap tahapan pekerjaan.
Kapten Inf. Kustono menyampaikan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan bentuk dukungan nyata terhadap program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur.
“Pembangunan jembatan ini sangat penting karena akan menjadi akses utama bagi masyarakat, khususnya dalam menunjang kegiatan ekonomi, pendidikan, dan aktivitas sehari-hari warga,” ujarnya.
Program pembangunan Jembatan Garuda ini disambut dengan penuh antusias oleh masyarakat Desa Suru. Jembatan tersebut menjadi jalur alternatif yang menghubungkan Dusun Watulanang dengan akses menuju Kecamatan Ngetos, sehingga mempersingkat waktu tempuh dan mempermudah mobilitas warga.
Warga Desa Suru mengaku sangat terbantu dengan adanya pembangunan jembatan tersebut. Sebagian besar masyarakat yang berprofesi sebagai petani kini dapat lebih mudah mengangkut hasil pertanian, sehingga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
Selain itu, keberadaan jembatan juga memberikan manfaat bagi para pelajar, yang kini memiliki akses jalan yang lebih aman dan nyaman untuk menuju sekolah.
Sebagai desa yang berada di lereng Gunung Wilis dengan kondisi geografis yang berbukit dan jalan yang berkelok serta curam, pembangunan infrastruktur seperti Jembatan Garuda menjadi sangat vital bagi kelancaran aktivitas masyarakat.
“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian pemerintah dan bantuan dari TNI. Jembatan ini sangat membantu kami, baik untuk aktivitas pertanian maupun kebutuhan sehari-hari,” ungkap salah satu warga.
Danramil juga menambahkan bahwa kegiatan gotong royong seperti ini merupakan bagian dari upaya mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa TNI selalu hadir di tengah masyarakat, membantu dan menjadi bagian dari solusi atas kesulitan yang dihadapi warga,” tambahnya.
Dengan adanya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Suru dan sekitarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh semangat kebersamaan, mencerminkan kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam membangun desa menuju kehidupan yang lebih maju dan sejahtera.














