Nganjuk – Dalam rangka meningkatkan infrastruktur desa serta mendukung program pembangunan nasional, Babinsa Desa Suru, Sertu Wahyudi bersama anggota Koramil 0810/18 Ngetos dan masyarakat melaksanakan kegiatan pengecoran Jembatan Garuda di Desa Suru, Kecamatan Ngetos.
Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI terhadap pembangunan wilayah binaan. Jembatan yang sebelumnya mengalami kerusakan cukup parah kini diperbaiki agar lebih kokoh dan aman digunakan oleh masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian dan perekonomian warga.
Danramil 0810/18 Ngetos, Kapten Inf Kustono, menyampaikan bahwa kegiatan pengecoran jembatan ini merupakan wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan di pedesaan.
“Pengecoran jembatan ini adalah bentuk nyata kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Harapannya, mobilitas warga semakin lancar, terutama dalam mengangkut hasil pertanian serta mempermudah akses ke wilayah lain,” ujarnya.
Proses pengecoran dimulai sejak pagi hari dengan melibatkan sekitar 40 warga Desa Suru. Mereka bahu-membahu dalam pengolahan material hingga tahap pengecoran, menunjukkan semangat gotong royong yang masih terjaga dengan baik.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Suru, Wawan Yudha, beserta perangkat desa yang memberikan dukungan penuh demi kelancaran kegiatan. Ia mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan oleh TNI bersama masyarakat.
“Ini merupakan contoh nyata sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga, Sumigan, menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan TNI dalam pembangunan jembatan tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya kegiatan ini. Jembatan ini sangat penting bagi aktivitas kami sehari-hari,” tuturnya.
Dengan selesainya pembangunan Jembatan Garuda ini, diharapkan akses transportasi warga semakin lancar, perekonomian meningkat, serta hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat.



















